KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, desakan keras datang dari Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) yang menuntut KPK agar segera memeriksa Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumut.
Koordinator Gerbrak, Saharuddin, menegaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan aksi unjuk rasa besar-besaran di depan gedung KPK, Jakarta. Aksi tersebut bertujuan untuk mendorong KPK segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubsu sebagai bentuk komitmen penegakan hukum yang adil dan transparan.
“Kami akan terus mendesak hingga KPK mengumumkan jadwal resmi pemeriksaan Gubernur Sumut. Ini bukan soal politis, tapi soal integritas dan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum,” tegas Saharuddin dalam pernyataannya, Selasa (9/7/2025).
BACA JUGA: KPK Bantah Tangkap Kapolres dalam OTT Korupsi Jalan di Sumut, Ini Daftar Tersangka dan Proyek yang Disasar
Saharuddin juga menilai bahwa pemeriksaan terhadap Gubsu bukan hanya penting untuk mengungkap keterlibatan dalam dugaan gurita korupsi PUPR Sumut, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap KPK.
“Ini justru menjadi kesempatan bagi Gubernur Sumut untuk membuktikan bahwa dirinya bersih. Jika memang tidak terlibat, buktikan di hadapan hukum. Jangan sembunyi di balik jabatan,” tambahnya.
Dugaan Korupsi di PUPR Sumut Semakin Disorot
Desakan Gerbrak mencuat seiring dengan meningkatnya kecurigaan publik terhadap praktik korupsi berjamaah yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dinas PUPR menjadi titik sentral dalam pusaran kasus ini, menyusul sejumlah proyek infrastruktur yang dinilai sarat dengan penyimpangan anggaran.
Gerbrak menilai bahwa KPK tidak boleh ragu untuk memeriksa Gubsu jika memang ditemukan indikasi keterlibatan. Jika KPK lambat bertindak, maka publik akan mempertanyakan keberanian serta independensi lembaga antirasuah tersebut.
“Kami tidak ingin KPK kehilangan kepercayaan rakyat. Pemeriksaan Gubsu adalah ujian nyata apakah KPK masih berdiri di atas prinsip no one is above the law,” tandas Saharuddin.
Rencana Aksi Besar-Besaran di Gedung KPK
Sebagai bentuk komitmen, Gerbrak dalam waktu dekat akan mengerahkan massa dari berbagai daerah ke Gedung Merah Putih KPK. Aksi ini akan menjadi simbol perlawanan sipil terhadap korupsi yang dianggap masih mengakar kuat di daerah, khususnya di Sumut.
“Gerakan ini adalah murni dari suara rakyat. Jangan sampai KPK hanya galak ke bawahan tapi melempem ke pejabat tinggi. Kami akan turun ke jalan jika KPK masih diam,” ujar Saharuddin.
BACA JUGA: KPK Temukan Uang Rp2,8 Miliar dan Dua Senjata Api di Rumah Eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting
Publik Menanti Ketegasan KPK
Desakan ini menambah tekanan moral bagi KPK di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik dalam beberapa tahun terakhir. Jika KPK mampu bertindak tegas dan transparan, momentum ini dapat menjadi titik balik pemulihan reputasi lembaga antikorupsi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak KPK terkait rencana aksi Gerbrak maupun soal jadwal pemeriksaan Gubernur Sumut. (KSC)





