KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG ~ Dinas Kesehatan (Dinkes) Deli Serdang memastikan gedung kesehatan di Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, merupakan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), bukan Puskesmas Pembantu (Pustu) seperti yang sempat diberitakan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Deli Serdang, Sri Rezeki Batubara, menegaskan, sejumlah bagian bangunan Poskedes Mabar mengalami kerusakan akibat usia.
“Memang benar kondisinya ada yang rusak di beberapa bagian dan tidak ada air. Tapi kami pastikan, gedung itu bukan Pustu seperti yang diberitakan di media itu. Itu Poskesdes setempat. Untuk pemeliharaan Poskesdes menjadi kewenangan desa. Dan selama Poskesdes rusak, pelayanan kesehatan tetap berjalan di aula desa,” jelas Sri Rezeki.
BACA JUGA: Pemprov Sumut Kembangkan Layanan Kesehatan Regional Antisipasi Lonjakan Pasien Probis
Karena kondisinya rusak dan sebelumnya tidak berfungsi, kepala Poskesdes berkoordinasi dengan Kepala Desa Mabar, Beni Aman Saragih, untuk melakukan perbaikan. Perbaikan gedung Poskesdes berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, dan sejak 18 Februari 2026, pelayanan kesehatan sudah kembali berjalan.
Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Sri Rezeki menjelaskan, pelayanan kesehatan di Desa Mabar tetap berjalan sesuai jadwal, yaitu satu kali seminggu. Petugas yang bertugas meliputi satu bidan desa, kader desa, dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat.
Dia juga membantah isu pemecatan bidan di Poskesdes Mabar. Petugas medis di Poskesdes Mabar mengalami rotasi tugas ke wilayah lain.
BACA JUGA: Tim TCK Puskesmas Lapang Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Desa Kuala Cangkoi
“Itu (pemecatan bidan di Poskesdes Mabar) tidak benar. Bidannya tidak dipecat, tapi dirotasi ke desa lain karena kekosongan bidan di desa tersebut. Penggantinya sudah ada dan bertugas di Poskesdes itu,” jelas Sri Rezeki.
Komitmen Desa Mabar dan Deli Serdang Sehat
Sri Rezeki menegaskan bahwa pelayanan kesehatan terus berjalan sebagai bagian dari visi Deli Serdang Sehat. “Jadi ini bukan omon-omon. Pelayanan kesehatannya benar-benar diterapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mabar, Beni Aman Saragih, menegaskan pihaknya akan terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Terima kasih atas sarannya, kami akan memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Beni. (KSC)








