Dr. Budi Laksono Hadirkan Stasiun Air Minum Keliling untuk Korban Bencana

Dr. Budi Laksono Hadirkan Stasiun Air Minum Keliling untuk Korban Bencana
Dr. Budi Laksono (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM | ACEH – Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh kembali mendapat perhatian serius dari Dr., dr. Budi Laksono, dosen Program Studi Epidemiologi Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Jawa Tengah.

Sosok yang dikenal aktif dalam respon kemanusiaan ini melanjutkan misinya dengan menghadirkan stasiun air minum keliling serta teknologi penyediaan air bersih yang mudah, murah, dan cepat diaplikasikan.

Dr. Budi Laksono menyampaikan bahwa kehadirannya di Aceh dan Sumatera Utara bertujuan untuk membangun pilot project stasiun air minum keliling sekaligus rumah-rumah yayasan dengan konsep pembangunan cepat, yakni “rumah 20 menit jadi”, yang sebelumnya telah berhasil diterapkan di berbagai daerah bencana seperti Lombok, Palu, NTT, Lumajang, dan Cianjur.

“Saya ke Aceh Sumut, misi kami untuk buat pilot stasiun air minum keliling dan rumah-rumah yayasan, konsep rumah 20 menit jadi, seperti yang kami sudah buat di Lombok, Palu, NTT, Lumajang, Cianjur,” ujar Budi Laksono melalui sambungan gadgetnya, Jumat (5/12/2025).

BACA JUGA: Polda Sumut Kirim 1 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Menurut Budi, alat yang dibawanya merupakan teknologi tepat guna yang dirancang khusus untuk kondisi bencana. Keunggulannya terletak pada kemudahan penggunaan, biaya murah, serta proses yang cepat sehingga dapat segera memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

Ia menegaskan bahwa ilmu dan teknologi tersebut akan dibagikan secara gratis kepada siapa pun yang ingin belajar, termasuk relawan, lembaga sosial, hingga masyarakat lokal.

“Siap berbagi ilmu, melatih, share siapa pun yang berminat gratis. Di Aceh, Sumut, Sumbar di manapun untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Budi memastikan bahwa pada Sabtu (06/12/2025) alat tersebut sudah dapat dioperasikan dan siap keliling untuk mendistribusikan air minum kepada warga yang membutuhkan. Keberadaan depo air minum keliling ini diharapkan mampu membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat secara cepat.

BACA JUGA: Menteri ESDM Tinjau Kerusakan Tower Listrik di Bireuen Akibat Banjir Aceh

“Insyaallah besok sudah keliling dengan stasiun air minum,” pungkasnya.

Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam penanganan darurat air bersih pascabencana serta mempercepat akses masyarakat terhadap kebutuhan vital sehari-hari. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait