Disiplin Prokes Senjata Ampuh Bagi Keluarga Agar Terhindar Dari Paparan Virus Covid-19

Disiplin Prokes Senjata Ampuh Bagi Keluarga Agar Terhindar Dari Paparan Virus Covid-19
Hj Henny Pratiwi SP MM

MEDAN | kliksumut.com – Disiplin penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) merupakan senjata ampuh bagi keluarga untuk mencegah penularan virus Covid-19. Hal inilah diterapkan Hj Henny Pratiwi SP MM dalam kehidupan sehari-hari selama pandemi saat ini belum berakhir.

Wanita yang akrab di sapa Henny ini, Rabu (17/11/2021) mengatakan disiplin penerapan Prokes sesuai anjuran pemerintah dengan program 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) merupakan senjata ampuh bagi keluarga untuk melawan virus Covid-19. Keluarga yang tangguh dalam disiplin melaksanakan Prokes akan minim tertular Covid-19.

“Jika keluarga memiliki pengetahuan, budaya dan juga sadar akan Prokes dalam kehidupan sehari-hari akan melindungi seluruh anggota keluarga dan juga orang lain disekitarnya agar terhindar dari virus yang mematikan ini. Apalagi virus ini setiap saat mengancam manusia yang lengah dengan Prokes,” jelas ibu 3 anak ini.

BACA JUGA: Terapkan Himbaun Prokes Covid-19, Dinas Parpora Sambangi Lokasi Usaha di Kota Sibolga

Sekretaris Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UISU ini selalu menekan kepada seluruh anggota keluarga wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. Aturan itu adalah mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman minimal 2 meter, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas

Sebagai bagian dari anggota masyarakat, wanita yang berdomisili di Kwala Bekala Pintu Air 4 Medan Johor senantiasa mencuci tangan usai mengobrol dengan tetangga, ke warung maupun aktivitas yang ada dalam lingkungan masyarakat.

“Dalam keluarga rentan penyebaran covid 19 terutama wanita berusia lanjut, anak, wanita menyusui dan lainnya sehingga sangat perlu diterapkan Prokes dalam keluarga seperti cuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker apabila dalam keluarga ada yang terkena batuk, menghindari kerumunan dan yang paling penting sebenarnya peran ibu dalam keluarga yaitu menjaga pola makan sehat, makanan bergizi, banyak makan sayur dan vitamin serta minum herbal dibanyakin daripada mengkonsumsi kimia” terang wanita yang dilahirkan di Mambang Muda ini.

Wanita yang dilahirkan 40 tahun silam Ini aktif dalam berbagai wadah organisasi sejak masih menjadi mahasiswa hingga berstatus sebagai dosen, membuat dirinya memiliki pergaulan cukup luas. Tak cuma di kalangan akademisi, juga di kalangan praktisi dan politisi.

Setelah menjadi dosen di berbagai kampus, Henny juga dikenal kreatif dan memiliki mobilitas tinggi. Dirinya dipercaya sebagai Ketua Umum Srikandi Tipikor Sumut 2020, Wakil Ketua Korps KBPP Polri Sumut, pengurus Bank Infak Sumut, Bendahara LPM Kelurahan Rengas Pulau.
Wakil Bendahara Umum DPD LSM Penjara Sumut, pengurus FASI Sumut, Muslimat NU Medan dan berbagai organisasi lainnya.

Aktivitas di kampus dan berbagai organisasi ini membuat Henny selalu setia membawa hand sanitizer dan masker tak pernah lepas saat melakukan aktivitas dan tetap menjaga jarak saat melakukan rapat di kampus maupun di organisasi.

“Saya selalu bawa handsanitizer, selalu memakai masker serta ketika kumpul rapat menjaga jarak. Hal ini lakukan agar kita terhindar dari paparan Covid-19,” sebut wanita berhijab ini.

Untuk menjaga stamina tetap fit dan meningkatkan imun tubuh selama masa pandemi, wanita yang dilahirkan 13 Januari 1981 ini tetap menyempatkan diri untuk berjemur sinar matahari pagi sebelum berangkat beraktivitas. Selain itu rutin untuk mengkonsumsi vitamin, herbal dan minum air sereh.

Selama masa pandemi ini masyarakat harus lebih mengenal arti kesehatan karena virus ada dimana mana. Hal ini membuat wanita penggagas keberadaan UISU di Marelan ini setiap pulang kerja aktivitas organisasi tetap mandi sebelum bertemu dengan sang buah hati.

“Setiap pulang dari kerja dan aktivitas organisasi saya langsung membersihkan diri, itu hal yang sangat penting sebelum memeluk anak-anak,” papar Sekretaris ICSB Wilayah Sumut 2020-2023 ini.

Pandemi Covid-19 telah terjadi di seluruh dunia. Tanpa memandang status ekonomi, status sosial, batas-batas geografis, maupun batas-batas demografis, virus corona penyebab Covid-19 bisa menjangkiti siapa pun. Hal ini membuat wanita yang meraih Strata 2 (Magister Manajemen) 2010 ini selalu setia terhadap Prokes untuk menekan penyebaran Covid-19 di kota Medan.

Dosen penilai Gerakan Mahasiswa Pengusaha (GMP) 2018 program Kementerian UMKM menjadi penggagas kegiatan vaksinasi tahap pertama dan kedua bagi masyarakat umum yang di gelar di kampus Pertanian UISU Jalan Karya Wisata Medan, 19-20 Nopember 2021.

BACA JUGA: Kafilah KORPRI Sumut ke MTQ Nasional, Gubernur Sumut Harapkan Raih Juara dan Terapkan Prokes

Dosen pendamping program belajar bekerja terpadu UMKM dari UISU ini menuturkan wanita sebagai ibu rumah tangga ibarat manajer keluarga sangat berperan sebagai benteng pertahanan untuk memutus rantai penularan Covid-19, sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga dengan tetap menjaga kesehatan.

Untuk itu, ibu rumah tangga bersatu dan bergerak bersama untuk melewati masa sulit ini. Mari bersama lindungi keluarga agar terhindar dari virus Covid-19 untuk menuju Indonesia maju dan rakyat sehat.

“Untuk menekan lajunya penyebaran Covid-19 di kota Medan diharapkan anggota keluarga jangan sampai kelewatan untuk vaksinasi. Dengan vaksinasi, akan melindungi anggota keluarga dari pada virus Covid-19. Paling penting penerapan Prokes dengan 5M. Prokes dan vaksinasi merupakan satu paket, tidak bisa terpisah-pisah dalam melindungi anggota keluarga kita. Untuk menekan lajunya penyebaran maka masyarakat harus meningkatkan herd immunity dengan cara mengikuti program pemerintah yaitu vaksin 1 dan 2. Mari kita berdoa bersama agar pandemi yang melanda saat ini segera berlalu,” tutup wanita yang telah vaksin 100 persen ini. (BNL)

Pos terkait