Byoode: Idol Group Dangdut Indonesia yang Tampil Beda, Perpaduan Vokal, Koreografi, dan Konsep Modern

Byoode: Idol Group Dangdut Indonesia yang Tampil Beda, Perpaduan Vokal, Koreografi, dan Konsep Modern
Byoode (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM – Industri musik dangdut Tanah Air terus melahirkan warna baru. Salah satu yang berhasil mencuri perhatian publik adalah Byoode, idol group berbasis dangdut asal Indonesia yang beranggotakan lima penyanyi perempuan berbakat. Menariknya, seluruh anggota Byoode merupakan jebolan ajang pencarian bakat populer D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA).

Byoode resmi terbentuk pada Oktober 2020. Grup ini lahir dari momen tak terduga dalam acara drama musikal “Kulepas dengan Ikhlas” yang tayang di stasiun televisi Indosiar. Awalnya, kelima penyanyi ini hanya bercanda meminta agar dibuatkan sebuah girlband. Namun, ide tersebut justru mendapat respons positif dari pihak televisi dan akhirnya diwujudkan secara serius.

Sejak awal kemunculannya, Byoode hadir dengan konsep berbeda. Mereka tidak hanya bernyanyi, tetapi juga menampilkan koreografi modern, menjadikan Byoode sebagai idol group dangdut yang memadukan unsur musik tradisional dengan gaya pop dan K-Pop.

Pada Maret 2021, Byoode mencatatkan debut mereka lewat single religi berjudul “Cinta Ramadan”. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dengan boyband JD Eleven, ciptaan musisi dangdut ternama Adibal Sahrul, dan dirilis di bawah label 3D Entertainment. Video klip “Cinta Ramadan” diunggah di YouTube pada 14 Maret 2021, sekaligus menandai langkah awal Byoode di industri musik nasional.

Keseriusan Byoode semakin terlihat ketika mereka merilis single “Jangan Coba-Coba” pada 23 Juni 2021. Lagu ini menjadi single perdana Byoode tanpa rekan duet, mengusung genre Dangdut-KPop yang fresh dan enerjik.
Perilisan lagu ini disiarkan langsung di Indosiar melalui konser spesial bertajuk “Byoode: Jangan Coba Coba”, membuktikan besarnya dukungan industri terhadap grup ini.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, pada 2 Desember 2021, lagu “Jangan Coba-Coba” diaransemen ulang menjadi lagu tema HUT Indosiar ke-27 dengan judul “Indosiar Luar Biasa”, dengan lirik yang disesuaikan untuk menggambarkan program-program unggulan stasiun televisi tersebut.

Memasuki tahun 2022, Byoode kembali menunjukkan konsistensinya. Bersama JD Eleven, mereka merilis lagu tema Ramadan Indosiar berjudul “Ramadan oh Ramadan” pada 1 Maret 2022. Lagu ini merupakan adaptasi dari karya legendaris Nasida Ria berjudul Perdamaian, dengan lirik yang menyoroti fenomena sosial selama bulan suci Ramadan.

Tak berhenti di situ, pada 1 Mei 2022, Byoode dan JD Eleven kembali berkolaborasi dalam lagu “Lebaran oh Lebaran”, yang menjadi lagu tema Idul Fitri Indosiar. Lagu ini masih mengangkat kritik sosial ringan yang relevan dengan kebiasaan masyarakat saat Hari Raya.

Kehadiran Byoode menjadi bukti bahwa musik dangdut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan konsep idol group, koreografi enerjik, serta sentuhan musik modern, Byoode sukses memperluas pasar dangdut ke generasi muda.

Ke depan, Byoode digadang-gadang akan terus menjadi ikon dangdut modern Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya idol group dangdut lainnya di industri musik Tanah Air. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait