REPORTER: Juniker Berutu
KLIKSUMUT.COM | PAKPAK BHARAT – Suasana penuh semangat menyelimuti kawasan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama sang istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, turun langsung ke lahan pertanian untuk memetik cabai merah dalam kegiatan “Panen Raya Cabai Merah Serentak”, Selasa (28/10/2025).
Tanaman cabai merah yang dipanen merupakan hasil kerja keras para petani lokal yang mendapatkan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara. Berkat pendampingan dan bantuan bibit unggul, tanaman tumbuh subur dan kini menghasilkan panen melimpah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Franc Bernhard Tumanggor berdialog dengan para petani membahas berbagai hal, mulai dari upaya pengembangan pertanian berkelanjutan, peningkatan pendapatan petani, hingga penguatan ekonomi keluarga di kawasan pertanian terpadu.
“Kita patut berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Bapak Gubernur Bobby Afif Nasution atas bantuan dan perhatian besar bagi para petani kita. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak bantuan seperti ini, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Bupati Franc Bernhard Tumanggor.
BACA JUGA: Sumut Perkuat Budaya Literasi, Perpusip Tambah Koleksi Buku dan Layanan Digital
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendiskusikan Program Petani Champion, sebuah inisiatif Gubernur Sumatera Utara yang bertujuan memberdayakan petani agar lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.
“Kami berharap Pakpak Bharat bisa menjadi bagian dari program Petani Champion ini, agar semakin banyak petani kita yang maju dan sejahtera,” tambahnya.
Rasa syukur juga datang dari para petani. Seorang ibu petani mengungkapkan kegembiraannya atas hasil panen dan dukungan pemerintah.
“Terima kasih buat Bapak Bupati dan Bapak Gubernur. Sudah banyak bantuan yang kami terima, dan hasilnya benar-benar terasa. Kami para petani semakin sejahtera,” ujarnya dengan senyum bahagia.
Dari hasil panen cabai merah di KPT Desa Silima Kuta, para petani dilaporkan telah meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. Menurut Camat Sitellu Tali Urang Julu, Ucok Benget Berutu, MM, angka tersebut masih berpotensi meningkat.
BACA JUGA: Pangan Murah 2025: Polsek Hutaimbaru dan Bulog Jual Beras berkualitas dengan Harga TerjangkauGerakan
“Masa panen raya masih berlangsung, dan harga cabai merah di pasaran juga sedang naik. Jadi keuntungan petani diperkirakan terus bertambah,” jelasnya.
Kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan petani mampu menghadirkan dampak positif bagi perekonomian lokal. Diharapkan, keberhasilan di Desa Silima Kuta ini menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor pertanian unggulan di Sumatera Utara. (KSC)








