KLIKSUMUT.COM | TEHERAN – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa pihaknya akan membalas kematian ayahnya, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang disebut gugur sebagai martir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan resmi usai prosesi pemakaman yang diklaim dihadiri jutaan warga Iran dan Irak.
Mengutip media pemerintah Iran berbahasa Inggris, Press TV, Sabtu (11/7/2026), Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa pembalasan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Ayatollah Ali Khamenei merupakan tuntutan rakyat Iran dan akan diwujudkan.
“Kami berjanji untuk membalaskan darah suci Pemimpin yang gugur dan semua syuhada dari kedua perang ini dari para pembunuh yang keji dan tercela,” ujar Mojtaba dalam pernyataan resminya.
BACA JUGA: Rusia Rampungkan Produksi Gelombang Pertama Su-35 untuk Iran, Bakal Ubah Kekuatan Militer Timur Tengah
Dalam pesannya, Mojtaba menyampaikan apresiasi atas besarnya partisipasi masyarakat yang menghadiri rangkaian prosesi pemakaman di berbagai wilayah Iran dan Irak.
Ia menyebut kehadiran puluhan juta warga di sejumlah kota, seperti Teheran, Qom, Mashhad, Najaf, dan Karbala, sebagai momentum bersejarah yang menunjukkan kuatnya dukungan rakyat terhadap Revolusi Islam.
“Saya dengan tulus menghargai kehadiran puluhan juta orang di kota-kota dan desa-desa di Iran dan Irak, terutama di Teheran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad,” katanya.
Menurut Mojtaba, besarnya kehadiran masyarakat menjadi bukti solidaritas rakyat terhadap kepemimpinan Revolusi Islam sekaligus menunjukkan bahwa tekanan dari pihak luar tidak melemahkan dukungan publik.
Dalam pernyataannya, Mojtaba Khamenei kembali menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas agresi terhadap Iran. Ia menyebut Ayatollah Ali Khamenei dan korban lainnya gugur dalam dua perang yang menurutnya dipicu oleh kedua negara tersebut.
Mojtaba juga menegaskan bahwa mereka yang dianggap bertanggung jawab atas kematian para pemimpin Iran tidak akan pernah merasakan kematian yang damai.
“Mereka akan membawa ke liang kubur impian untuk meninggal dengan damai di tempat tidur,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa janji pembalasan tersebut tidak bergantung pada dirinya maupun pejabat tertentu karena, menurutnya, akan tetap dilaksanakan dalam kondisi apa pun.
Selain menegaskan komitmen melakukan pembalasan, Mojtaba juga berjanji akan melanjutkan perjuangan dan ajaran Ayatollah Ali Khamenei.
BACA JUGA: Mayoritas Warga Siap Bela NKRI, Survei LSI: 74,9 Persen Bersedia Ikut Perang
Ia mengatakan masyarakat yang mendukung Iran di berbagai belahan dunia akan ikut mengambil bagian dalam apa yang disebutnya sebagai “misi ilahi”.
Di akhir pesannya, Mojtaba memberikan penghormatan kepada seluruh korban yang gugur bersama Ayatollah Ali Khamenei. Ia juga memanjatkan doa agar para korban memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan rakyat Iran memperoleh kemenangan yang menurutnya akan segera terwujud.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait pernyataan terbaru yang disampaikan Mojtaba Khamenei. (KSC)








