KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memaparkan berbagai program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam rapat yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026) tersebut, Menpora menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global melalui penyusunan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia.
Program ini menjadi salah satu prioritas utama Kemenpora dalam rangka menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
Menpora menjelaskan bahwa Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia dibangun di atas tiga nilai utama, yakni patriotik, gigih, dan empatik.
Ketiga nilai tersebut dinilai sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat akibat perkembangan teknologi, ekonomi global, dan dinamika sosial yang terus berkembang.
“Pendidikan karakter pemuda merupakan elemen penting dalam membentuk generasi yang adaptif di tengah dinamika global saat ini. Kami meyakini nilai patriotik, gigih, dan empatik dapat menjadi fondasi utama bagi generasi muda yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan bangsa,” ujar Menpora dikutip Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi modal penting bagi pemuda Indonesia untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional sekaligus menjaga identitas kebangsaan.
Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia disusun sebagai bagian dari upaya mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
Program ini tidak hanya menjadi pedoman bagi Kemenpora, tetapi juga diharapkan dapat digunakan secara lintas sektor oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, hingga komunitas masyarakat.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, pemerintah ingin membangun ekosistem kepemudaan yang berkelanjutan dan mampu melahirkan generasi unggul di berbagai bidang.
Sebagai bentuk implementasi nyata, Kemenpora akan menghadirkan berbagai program berbasis pengalaman langsung yang memungkinkan pemuda mengembangkan kapasitas diri secara optimal.
Beberapa program yang akan dijalankan antara lain:
- Youth Camp
- Lomba debat nasional
- Program magang
- Pertukaran pemuda
- Pelatihan kepemimpinan
- Program kolaborasi lintas daerah
Menurut Menpora, pendekatan berbasis pengalaman akan memberikan kesempatan bagi pemuda untuk belajar memimpin, berkolaborasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan secara nyata.
“Kami akan mengimplementasikan Desain Besar Karakter Pemuda melalui berbagai program seperti Youth Camp, lomba debat, program magang, dan pertukaran pemuda. Program-program tersebut dirancang agar pemuda memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan masalah,” jelasnya.
Salah satu program unggulan yang paling dinantikan adalah Youth Camp 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Kegiatan ini akan mempertemukan pemuda terbaik dari 38 provinsi di Indonesia untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta membangun jaringan kolaborasi lintas daerah.
Selain Youth Camp, Kemenpora juga akan menggelar Indonesia Youth Summit sebagai forum strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, gagasan, dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.
Kegiatan tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan diharapkan mampu melahirkan berbagai solusi inovatif bagi pembangunan nasional.
Menariknya, sebanyak 50 peserta terbaik dalam forum tersebut akan memperoleh kesempatan mengikuti program pertukaran pemuda antarnegara sebagai duta Indonesia di tingkat internasional.
BACA JUGA: Menpora Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo untuk Kemajuan Olahraga Nasional
“Melalui Indonesia Youth Summit, para pemuda akan memiliki ruang untuk menyampaikan ide dan gagasan bagi kemajuan bangsa. Sebagai bentuk apresiasi, 50 peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pertukaran pemuda antarnegara sebagai representasi Indonesia di tingkat internasional,” pungkas Menpora.
Langkah Kemenpora dalam menyusun Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan menanamkan nilai patriotik, gigih, dan empatik sejak dini, pemerintah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kebangsaan, serta kemampuan memimpin perubahan di masa depan.








