PLN: Jangan Ada Peralatan Listrik Yang Tersambung Saat Mudik Lebaran

PLN mengimbau masyarakat untuk memastikan kembali tidak ada peralatan elektronik yang tersambung saat akan ditinggalkan mudik lebaran.
Mengamankan perangkat listrik di rumah yang akan ditinggalkan mudik (ilustrasi/istimewa)

MEDAN | kliksumut.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, mengimbau masyarakat untuk memastikan kembali tidak ada peralatan elektronik yang tersambung di rumah saat akan pergi untuk mudik lebaran.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan, agar mudik terasa nyaman, para pemudik perlu memastikan keamanan kelistrikan di rumah yang mereka tinggalkan.

Sehingga terhindar dari hal–hal seperti terjadinya arus pendek listrik (korsleting) listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran.

BACA JUGA: Dirut PLN Dianugerahi The Most Reputable CEO in Digital Platform

“Tahun ini akan banyak masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran baik mudik antar kabupaten bahkan ada juga yang keluar provinsi. Untuk itu PLN menghimbau sebelum melaksanakan mudik lebaran, pastikan kondisi rumah dalam keadaan yang aman,” ungkap Awal.

Bacaan Lainnya
TIPS AMAN

Awal juga menambahkan, ada beberapa tips sederhana untuk mengamankan kelistrikan di rumah sebelum mudik lebaran.

Pertama, memastikan peralatan elektronik dan instalasi dalam keadaan baik dan sesuai dengan ketentuan. Kedua mematikan aliran listrik yang tidak terpakai dengan mencabut semua peralatan elektronik.

Lalu menyalakan lampu penerangan seperlunya demi keamanan rumah.

BACA JUGA: PLN Mobile One Stop Solution Jawab Kebutuhan Kelistrikan Selama Idul Fitri

“Kemudian melakukan pengisian token bagi pelanggan prabayar dan pembayaran listrik sebelum tanggal 20 bagi pelanggan pascabayar agar terhindar dari pemutusan listrik akibat keterlambatan pembayaran,” pungkasnya.

SIAGA KELISTRIKAN

Dalam momen lebaran tahun 2023 ini, kata Awal, PLN telah menetapkan siaga kelistrikan mulai tanggal 10 April hingga 2 Mei 2023. Untuk memastikan kondisi kelistrikan dalam keadaan aman, PLN telah mempersiapkan 2.994 Personel yang akan bersiaga selama 24 jam.

Sebanyak 291 merupakan pegawai PLN dan 2.703 lainnya merupakan tenaga alihdaya dan mitra kerja. PLN juga mempersiapkan peralatan pendukung sebanyak 187 unit, kendaraan pendukung lainnya sebanyak 378 unit dan material dalam jumlah yang cukup.

Tidak hanya itu, PLN juga telah mempersiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 10 titik di Sumatera Utara dan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

BACA JUGA: 2994 Personel PLN Jaga Kehandalan Listrik di Sumut Selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah

“Kini layanan PLN sudah semakin mudah. Cukup dalam satu genggaman masyarakat dapat menikmati layanan PLN setiap saat. Tidak hanya layanan PLN, melalui PLN Mobile masyarakat juga bisa mengetahui berita seputar PLN dan lokasi SPKLU milik PLN yang dibuat dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara,” tutup Awal.

[REL/AS]

Pos terkait