KAMMI Lakukan Penyegelan Kantor Pertamina MOR I dan Bakar Ban Tolak Kenaikan BBM

MEDAN | kliksumut.com – Tolak kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) secara terus menerus melakukan aksi, kini di Kantor Pertamina MOR I, Selasa (6/4/2021) para Mahasiswa melakukan penyegelan. Pasalnya para Mahasiswa kecewa atas kenaikan BBM yang dilakukan Pertamina.

Aksi penyegelan dan membakar ban yang dilakukan oleh KAMMI di Kantor PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I dengan menempelkan spanduk bertuliskan “Kantor Pertamina Disegel Rakyat” yang sebelumnya juga KAMMI melakukan aksi di Kantor Gubernur Sumatera Utara dan mensweeping Kantor DPRD Sumatera Utara.

Baca juga: KAMMI Demo Tolak Kenaikan BBM, Sweeping Gedung DPRD Sumut



Secara tegas juga KAMMI membacakan orasi pernyataan sikap dengan menuntut 6 poin yaitu pertama meminta Gubernur Edy Rahmayadi melakukan revisi terhadap pergub Nomor 1 tahun 2021 PBBKB menjadi 5% kembali

Selanjutnya kedua Gubernur Edy Rahmayadi untuk segera memanggil Pertamina untuk menurunkan harga BBM non Subsidi di seluruh Wilayah Provisi Sumatera Utara, ketiga meminta Pertamina untuk menurunkan kembali BBM Non Subsidi.

Keempat, meminta Pertamina menambah kuota BBM bersubsidi (Solar dan Premium) di SPBU Sumatera Utara dan menjamin ketersediaanya, kelima meminta DPRD Sumut melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pertamina, Gubernur dan KAMMI dan terakhir keenam, meminta Pertamina minta maaf secara terbuka kepada masyarakat karena tidak mensosialisasikan.

Baca juga: Said: Wartawan Akan Bersinergi Dengan DPRD Medan



Sementara itu, Unit Manager Communication, Relations, & CSR Regional Pertamina Sumbagut Taufikurachman yang menjumpai para pedemo mahasiswa ini, sempat terjadi perdebatan dialog dengan para mahasiswa.

Atas kekecewaan tersebut diakhir aksi yang mereka lakukan, para mahasiswa membakar ban di depan pintu Kantor Pertamina MOR I, setelah itu mahasiswa membubarkan diri. (wl)

Bacaan Lainnya

Pos terkait