Peraih perak PON/XIX Jabar 2016 di nomor Duilian menuturkan saat ini ada pelatih Sandry Liong untuk Wushu Taulo. Tapi, akunya, dia bukan pelatih khusus nomor Taulo. “Pelatih Sandry sendiri merupakan pelatih nomor Nanchien. Jadi tidak sejalan atau kompak dengan nomor saya saat pertandingan,” akunya.
Peraih emas nomor Duilian Malaysia Open di Sarawak 2018 (Duilian) mengatakan untuk saat ini latihan tetap dilakukan baik latihan fisik maupun teknik. Tapi, katanya, masih tetap terkendala dengan ketiadaan pelatih yang sesuai dengan nomor pertandingan Wushu Taulo. Apalagi pelatih yang didatangkan dari luar negeri, kini sudah kembali ke negaranya karena pandemi virus Corona.
“Padahal saat ini semua atlet wushu dari provinsi lain yang dipersiapkan menuju PON Papua Oktober 2021 nanti, sudah melakukan persiapan matang dengan pelatih sesuai nomor tanding. Sedangkan di Sumut sendiri, kita berlatih sesuai dengan pengalaman yang kita miliki saat mengikuti berbagai event yang pernah dilalui,” sebutnya.
Baca juga: Asah Naluri Tempur Prajurit TNI Korem 011/Lilawangsa, Ini yang Dilakukan Danrem
Jadi, sambung cewek yang akrab di sapa Arimbi ini, dirinya sangat berharap agar pihak KONI Sumut bisa mendatangkan pelatih dari China untuk bisa melatih atlet Wushu Taulo biar prestasi bisa sesuai harapan.
“Atau kalau tidak, kita juga berharap bisa try out di China agar banyak pengalaman dan jam terbang bisa tinggi sebagai modal untuk menaklukkan atlet provinsi di arena PON nantinya,” tutupnya. (BNL)








