Atlet Selam Medan Terapkan Prokes Saat Latihan

Atlet Selam Medan Terapkan Prokes Saat Latihan
Sekretaris Umum (Sekum) POSSI Kota Medan Juned Iskandar Perangin-angin

MEDAN | kliksumut.com – Sebanyak 10 atlet selam kota Medan fokus latihan jelang mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) di kolam renang Selayang Jalan dr Mansyur Medan, pada 26-27 Agustus mendatang. Latihan yang digelar dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. Bagi atlet yang melanggar disiplin Prokes diberikan sanksi berupa pencoretan nama dan diganti dengan atlet pelapis kedua.

“Masa pandemi Covid -19 saat ini bukan halangan bagi para atlet selam kota Medan untuk berlatih dengan misi untuk menuai prestasi. Sesuai dengan kebijakan pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Medan telah mengeluarkan instruksi kepada atlet selam melalui klub masing-masing untuk menerapkan Prokes selama latihan sesuai dengan anjuran pemerintah”, ujar Ketua POSSI Kota Medan Jhonny Runggu Silalahi melalui Sekretaris Umum (Sekum) Juned Iskandar Perangin-angin di Kantor KONI Medan Jalan Stadion Teladan, Sabtu (21/8/2021)

BACA JUGA: Atlet Muaythai Sumut Fokus Latihan Jelang PON Papua

Juned menuturkan untuk saat ini sebanyak 20 atlet selam terdaftar di POSSI Kota Medan yang berasal dari 7 klub yakni Medan  Scuba Dive, Horas Dive Center, Medan Adventure Diving,  Tirta Dive Club, Medan Dive Club, Akmar Dive Club dan Napoleon Diving Club. Selain itu, untuk mengikuti Selekda yang diprogramkan untuk Pelatda jangka panjang PON XXI/2024 Aceh-Sumut, telah terjaring sebanyak 10 atlet selam.

Sambung Juned, sebagai seorang atlet untuk mengukir prestasi maka harus disiplin latihan dan disiplin menerapkan Prokes selama latihan maupun dalam aktivitas sehari-hari. Untuk menghindari kluster baru penyebaran Covid-19 di bidang olahraga khususnya cabang olahraga selam. Pihak pengurus telah memberikan surat edaran kepada klub selam saat atlet latihan wajib menggunakan masker saat diluar rumah maupun saat memasuki tempat latihan. Di klub harus tersedia tempat mencuci tangan dengan air mengalir, sehingga atlet yang hendak latihan harus mencuci tangan terlebih dulu atau menggunakan hand sanitizer yang dibawa masing-masing atlet.

“Kepada para pelatih juga diintruksikan agar melakukan latihan secara virtual terhadap atlet dengan melakukan latihan mandiri berkaitan dengan fisik dan stamina, misalnya dengan mengangkat barbel atau push-up dengan mengirimkan video kepada pelatihan sesuai dengan arahan pelatih agar kebugaran para atlet tetap terjaga dengan baik,” terang Juned.

Pos terkait