Atlet Sanda Sumut Siap Tampil Prima Di Negeri Cendrawasih

MEDAN | kliksumut.com – Sumatera Utara (Sumut) terkenal dengan masyarakat petarung. Salah satunya, jiwa petarung ini mengalir dalam darah cowok bernama lengkap Manuel Prima Siahaan. Sesuai dengan namanya, atlet asal Tapanuli Utara (Taput) ini siap tampil prima dengan raihan Medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan dihelat, Oktober mendatang.

Negeri Cenderawasih merupakan langkah perdana untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam laga wushu sanda (tarung) di kelas 60 kg. Persaingan antar atlet dalam arena olahraga bergengsi tanah air yang digelar empat tahun sekali merupakan prestasi tertinggi dan harga diri untuk membawa nama harum daerah masing-masing.

Baca juga: Wali Kota Minta Dukungan KPK dan Kejaksaan Pungut Retribusi Pajak Centre Point



Cowok yang dilahirkan di Medan ini mengusung Sumut Bermartabat dalam arena sanda nantinya. Pria yang akrab disapa Prima ini terus fokus latihan di bawah binaan pelatih Salwi Simbolon dan Nerry Simanullang.

Anak dari pasangan Bangun Siahaan dan Tianur Napitupulu mulai mengenal olahraga bela diri sanda sejak umur 16 tahun tepatnya saat dirinya sebagai pelajar SMK Negeri 1 Siborong-borong Kabupaten Taput. Atlet yang dilahirkan pada 12 November 2001 ini bergabung di Sasana Wushu SMK Negeri 1 Siborong-borong.

Prima tertarik dengan olahraga bela diri wushu disebabkan bela diri ini nyata karena semua gerakan full di gunakan dan hampir semua bagian tubuh bisa digunakan dan berbeda dengan beladiri lain.

Baca juga: Telkomsel Hadirkan Digital Entertaiment


Anak kedua dari empat saudara ini, terus menimba ilmu bela diri asal Tiongkok ini dengan mengikuti seleksi PPLP Sumut 2017. Dirinya pun lolos seleksi membuat atlet yang berdomisili di Desa Lobu Siregar 2 Kecamatan Siborong-borong harus hijrah ke Medan untuk bergabung dengan atlet lainya di PPLP Sumut yang berlokasi di kecamatan Medan Sunggal.

Di PPLP Sumut pemilik tinggi 170 cm mendapat binaan untuk mengembangkan sayap di olahraga sanda dari pelatih Hotma Purba dan Noel Sirait. Selama menjadi atlet wushu sanda dirinya telah membukukan prestasi antara lain meraih perak Kejurda Wushu Sanda Sumut 2018, emas Piala STOK Bina Guna Medan 2018, perak kejuaraan Wushu Piala Kapoldasu 2018, emas dan dinobatkan sebagai atlet terbaik Kejuaraan Wushu tingkat Junior Pematangsiantar 2019, emas Kejurda Wushu Sumut 2019 dan perak di Pra PON Semarang 2019.

Bacaan Lainnya

Pos terkait