MEDAN | kliksumut.com – Tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha bagi atlet bernama lengkap Mutiara Syabillah. Latihan 10 kali dalam seminggu, pagi dan sore. Disiplin latihan paling utama diterapkan jelang laga cabang olahraga (cabor) petanque pada area bergengsi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2022 yang sudah diambang pintu.
Target diarena unjuk prestasi antar daerah se-Sumut tersebut, cewek yang biasanya dipanggil Muti ini, ingin memberikan kontribusi medali emas buat kontingen kota Medan. Untuk meraih prestasi tersebut bukanlah hal mudah seperti membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan yang keras mencapai hasil maksimal untuk menyingkirkan atlet daerah lain yang juga memiliki persiapan yang matang untuk unjuk prestasi menuju podium satu.
BACA JUGA: Batas Pemberkasan Atlet Porprovsu Hingga 3 Oktober 2022
“Pertandingan cabor petanque pada arena Porprovsu bakalan seru dan sengit bagi atlet Sumut untuk menunjukan prestasi terbaik untuk meraih tiket PON XXI/2024 Aceh dan Sumut. Tidak dipungkiri para atlet telah mempersiapkan diri masing-masing untuk tampil maksimal. Untuk itu, sebagai atlet Medan harus bisa untuk menyingkirkan atlet daerah lain karena Porprovsu merupakan seleksi untuk menjadi kontingen Sumut pada PON 2024,” kata atlet yang dilahirkan di Medan ini, Rabu (12/10/2022).
Cewek yang memiliki alamat Jalan Letda Sujono Medan ini selama menggeluti olahraga petanque telah menorehkan berbagai prestasi antara lain perunggu nomor double women Piala Walikota Medan 2021, emas nomor double women dan perunggu nomor triple mix women Kejuaraan Piala Walikota Medan 2022.
Ternyata sebelum menekuni petanque atlet yang dilahirkan pada 31 Maret 2003 ini, berkecimpung dalam olahraga akuatik yakni renang. Anak dari Muslim Ahmadi dan Nurleni Batubara S.Pd ini tercatat meraih berbagai prestasi. Terakhir mengikuti O2SN yang digelar di Yokyakarta 2018.








