Anggota DPRD DS : HNSI Harus Peduli dengan Nasib Nelayan Tradisional

Nelayan di Hamparan Perak.
Nelayan di Hamparan Perak.
Nelayan di Hamparan Perak.
Nelayan di Hamparan Perak.

 

HAMPARAN PERAK | kliksumut.com – Kehidupan nelayan tradisional kian digerus oleh kepentingan pengusaha yang seakan tak tertolong lagi.

Sementara, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang notabene sebagai pembela para kaum nelayan tak dapat berbuat banyak.

“Sampai saat ini Kita sedih dengan kehidupan nelayan tradisional. HNSI saja sebagai organisasinya nelayan tak dapat membantu kehidupan nelayan,” kata M Adami Sulaiman Anggota DPRD Deli Serdang, saat bincang-bincang dengan warga di Hamparan Perak, Rabu
(4/11/2020).

Cek Kesiapan Personil, Kapolda Sumut Kunjungi Polsek Hamparan Perak Polres Pelabuhan Belawan



Seharusnya, sambung M Adami Sulaiman, HNSI harus dapat memberikan masukan, motivasi serta solusi kepada para nelayan tradisional agar kehidupan mereka dapat sedikit berubah.

“Sekarang hidupnya nelayan sangatlah menyedihkan, kenapa HNSI hanya diam saja. Padahal nelayanlah sebagai tenaga pencari kebutuhan protein bagi masyarakat banyak,” ujar M Adami Sulaiman yang saat ini duduk di Komisi A DPRD Deli Serdang.

Bukan itu saja, keadaan nelayan malah tambah terpuruk dengan dipersempitnya lahan bagi mereka untuk mencari hasil laut setelah ditutupnya kawasan paluh serta sungai oleh para pengusaha di Hamparan Perak.

“Menurut data yang ada, setidaknya puluhan kawasan paluh-paluh di Hamparan Perak ini telah ditutup dan beralih menjadi kebun sawit,” jelas M Adami Sulaiman yang berasal dari Fraksi PPP.

Polsek Hamparan Perak Giat Jumat Barokah di Kediaman Ibu Salamiah



Malah yang sangat disayangkan, telah lama berlangsung kalau keberadaan nelayan tradisional dijadikan objek mencari keuntungan dan kepentingan pribadi.

“Miris…untuk kepentingan golongan dan pribadi serta mencari keuntungan, banyak kepala nelayan yang dijual,” kesal M Adami Sulaiman yang juga merupakan tokoh masyarakat di Hamparan Perak.

Diceritakan M Adami Sulaiman, kedepannya ada usaha serta upaya untuk mensejahterakan nelayan tradisional di Hamparan Perak bekerjasama dengan dinas terkait untuk mengorek sungai serta penataan di kawasan paluh.

Dermaga di sungai bakal dibangun untuk kebutuhan masyarakat sehingga fasilitas dapat mendukung bagi semua kegiatan nelayan tradisional. (Dyan)

Pos terkait