Alumni SMA Nusantara Lubukpakam Raih Prestasi Terbaik di Arena PON Aceh-Sumut

Alumni SMA Nusantara Lubukpakam Raih Prestasi Terbaik di Arena PON Aceh-Sumut
Siti Syahnaya

EDITOR: Bambang Nazaruddin

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Meskipun sebagai pendatang baru dalam cabang olahraga (cabor) cricket. Alumni SMA Nusantara Lubukpakam, Deliserdang tampil gemilang di arena bergengsi olahraga tanah bertitle Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Atlet bernama lengkap Siti Syahnaya berhasil memboyong 1 emas dan 2 perunggu.

Pada ajang PON 2024 cabor cricket yang digelar di Lapangan Cerdas, Lubukpakam, Selasa (3/9/2024) lalu. Cewek yang biasa dipanggil Naya bersama teman satu tim mengondol emas pada nomor pertandingan super sixes dengan menyingkir tim Bali di partai final. Medali perunggu didulang pada nomor pertandingan T10 (super over) dan last man stands. Hasil prestasi tersebut merupakan hasil kerja nyata dari latihan yang dilakoni mantan atlet pencak silat selama satu tahun.

“Saya sebagai pendatang baru di cabor cricket dan baru latihan selama satu tahun. Kesuksesan yang diraih tak lepas dari peran pelatih dan pengurus PCI Sumut yang selalu membimbing dan memberikan arahan selama latihan,”tutur cewek yang dilahirkan di Pantai Labu, Deliserdang, Senin (7/10/2024).

BACA JUGA: Yohanna Sukses Raih Tiga Medali di Ajang PON 2024

Anak dari pasangan Syahrita dengan Gustina Wati tertarik dengan olahraga cricket karena olahraga ini terbilang sangat seru, disebabkan cara bermain di cricket harus pintar dan cekatan. Hal ini membuat cewek yang dilahirkan di Dusun II Keamatan Pantai Labu terus berlatih dengan target kedepannya ingin lebih meningkatkan prestasi lebih baik lagi dan tetap unggul di olahraga cricket.

Medali yang raih anak bungsu dari empat bersaudara ini dijadikan sebagai pemompa semangat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi pada kejuaraan berikutnya. Namun, untuk memperolehnya harus diiringi dengan latihan untuk mengevaluasi diri maupun stamina dan fisik lebih baik lagi.

“Persaingan cabor cricket di arena PON 2924 antar atlet cukup ketat untuk menuai prestasi. Namun persaingan seperti itulah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan para atlet. Dalam olahraga, kita boleh berlomba, bersaing diarena Pertandingan. Persainganlah yang mengajarkan atlet untuk bersaing dan terus berusaha meningkatkan kemampuan diri masing-masing dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tutur pemilik tinggi 155 cm dan berat badan 56 kg ini.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Aldi Jalani Latihan Semi Militer dengan Hasil Emas dan Perunggu

Pendoyan ayam bakar ini menambahkan sebagai atlet harus terus menjunjung tinggi sportivitas untuk mengejar prestasi. Prestasi yang diraih bukan secara instan tapi dibutuhkan disiplin, kesabaran, kerja keras, doa dan semangat yang tinggi.

“Alhamdulillah sangat bahagia, medali ini saya persembahkan pertama kali untuk ayah yang sangat saya sayangi dan cintai. Terima kasih juga tekhusus untuk teman-teman yang berjuang untuk menorehkan prestasi nasional, untuk para pelatih, dan semua para pejuang yang memperjuangkan cricket Sumatera Utara. Sekali lagi terima kasih sebanyak-banyaknya, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, amin”, tutup cewek berhijab ini. (KSC)

Pos terkait