Wisuda 1.757 Lulusan, Rektor USU: Alumni Harus Berpikir Sistematik untuk Hadapi Dunia Dinamis

Wisuda 1.757 Lulusan, Rektor USU: Alumni Harus Berpikir Sistematik untuk Hadapi Dunia Dinamis
Rektor USU diabadikan pada wisuda 1.757  lulusan di Auditorium kampus tersebut. (teks foto : kliksumut.com/ist)

REPORTER: Swisma

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebanyak 1.757 lulusan Universitas Sumatera Utara (USU) resmi diwisuda oleh Rektor Prof. Dr. Muryanto Amin S.Sos., M.Si., di Auditorium USU, Sabtu (8/2/2025). Dalam pidatonya, rektor menekankan pentingnya pola pikir sistematik dan inovatif sebagai kunci menghadapi tantangan dunia yang terus berubah.

“Sebagai alumni, harus terbiasa memiliki cara berpikir yang sistematik dan selalu berbeda dari kebenaran umum,” tegas Prof. Muryanto di hadapan para wisudawan.

BACA JUGA: Penelitian USU Buktikan BPA Tak Terdeteksi di Air Minum Galon Terpapar Sinar Matahari

Pemikiran Sistematik: Kunci Mengelola Perubahan

Rektor menjelaskan, pola pikir sistematik sangat penting untuk mengatasi dampak negatif dari situasi yang memaksa seseorang untuk bertindak. Menurutnya, kekuatan seorang alumni bukan hanya pada status sosial atau prestasi akademik semata, tetapi pada kemampuan berpikir runut, komprehensif, dan rasional dalam mengambil keputusan.

“Kerangka berpikir yang runut dan keputusan yang rasional akan membantu para alumni beradaptasi dengan perubahan dunia yang dinamis dan sulit diprediksi,” ungkapnya.

Pendidikan untuk Memberi Solusi

Wisuda kali ini mengusung tema “Pendidikan Mengajarkan Cara Berpikir dan Belajar Memberi Solusi”, yang mencerminkan harapan USU agar lulusannya menjadi problem solver dalam berbagai bidang.

Rektor juga membagikan beberapa cara agar para alumni terus berpikir sistematik, di antaranya:

1. Mempertahankan Kebiasaan Positif Saat Kuliah
Kebiasaan belajar yang terstruktur menjadi dasar membangun pemikiran yang komprehensif.

2. Kolaborasi di Era Modern
Kolaborasi yang efisien, didukung teknologi tanpa batas geografis, mempercepat inovasi dan meningkatkan produktivitas.

3. Kreativitas dan Eksperimen
Pemikiran komprehensif mendorong lahirnya ide-ide baru yang inovatif.

4. Kesadaran Melindungi Informasi
Alumni perlu bijak dalam berbagi informasi untuk menjaga privasi dan menghindari penyebaran informasi salah.

5. Menjaga Keseimbangan Hidup
Kesejahteraan fisik dan mental tetap menjadi prioritas di tengah rutinitas berbasis teknologi.

“Teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan menggantikan interaksi manusia yang membentuk nilai-nilai diri,” ujarnya.

Visi USU Menuju Innovative & Entrepreneurial University

Rektor Prof. Muryanto juga memaparkan visi besar USU pada Renstra 2026-2030 untuk menjadi “Innovative & Entrepreneurial University” melalui strategi Transformation, Sustainable, Impactful.

“Produk tridarma USU, termasuk alumni, akan terus ditransformasikan melalui inovasi dan kolaborasi interdisipliner yang berdampak untuk kesejahteraan Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA: USU Award 2024 Sukses Digelar, Rektor: Apresiasi Atas Prestasi yang Diraih Sivitas Akademika

Alumni Sebagai Agen Perubahan

Di akhir pidatonya, rektor berpesan agar para alumni USU tidak hanya menjadi profesional yang sukses, tetapi juga pribadi yang membawa dampak positif melalui kepemimpinan empatik, komunikasi yang baik, integritas, dan kerja sama.

“Teknologi hanyalah alat. Nilai-nilai kemanusiaan tetap harus kita pegang dalam menghadapi dunia yang semakin kompleks,” tutup Prof. Muryanto.

Wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi USU untuk mencetak lulusan yang siap berkontribusi pada masyarakat, dengan membawa pemikiran sistematik dan solusi inovatif. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait