KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebanyak 1.254 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan diwisuda di aula perguruan tinggi tersebut Jalan Pintu Air IV, Kwala Bekala Medan.
Wisuda digelar pada 14-15 Agustus 2026 itu dipimpin Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes dihadiri Ketua Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) Dr. drg. Arianti Anaya, MKM, Ketua Kolegium Kebidanan Indonesia Gita Nirmala Sari, M.Keb, Ph.D.
Hadir juga Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut Prof. Dr. Bahdin Nur Tanjung, MM, Sekretaris Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Dr. Supriyanto, M.Si.
BACA JUGA: STIKes Mitra Husada Medan Bahas Krisis Iklim Berdampak Kesehatan Global di MiHHICo 2026
Ketua Kolegium Kebidanan Indonesia Gita Nirmala Sari, M.Keb, Ph.D mengatakan, lulusan STIKes Mitra Husada Medan harus persiapkan kompetensi karena kompetensi itu tidak akan pernah tergantikan.
Saat ini pelaksanaan Uji kompetensi (Ukom), sudah dikawal oleh Kolegium Kebidanan Indonesia bersama dengan institusi pendidikan
Jadi Ukom itu, katanya merupakan suatu hal yang penting dalam memastikan setiap lulusan siap bersaing di dunia global dan tidak hanya nasional saja.
Disebutkannya saat ini nilai kelulusan rata-rata nasional untuk pendidikan profesi bidan 89 persen tetapi STIKes Mitra Husada Medan sudah 96 persen
“Angka kelulusan Ukom-nya saat ini memang sudah luar biasa karena sudah di atas rata- nilai nasional,” kata Gita.
Terkait lulusan yang harus berstandar global, maka kolegiun kebidanan sudah persiapkan kurikulumnya dengan mengacu kepada internasional, sehingga harapannya nanti lulusan pada bidang ini bisa bekerja di dunia internasional
“Jadi kami sangat berharap dan mengimbau institusi pendidikan ini juga nantinya akan bisa menggunakan kurikulum yang sudah berbasis dengan standar kompetensi yang ada,” imbuhnya.
Sekaitan dengan itu kolegiun kebidanan juga akan menyesuaikan kembali blueprint menuju kompetensi bidan. Ke depannya akan menggunakan standar kompetensi dari peraturan menteri kesehatan yang diterbutkan pada Juni 2026.
Dia juga berharap agar lulusan dari kampus ini bisa melanjutkan pendidikan pada institusi berkualitas dan bermutu yang memberikan pendidikan sesuai kriteria yang ada bekerja sama secara nasional dan internasional
Dalam artian kampus itu memberikan pendidikan kepada mahasiswa, memberikan kuliah pakar termasuk dari luar negeri. Selain itu dosennya juga harus ikut masuk ke dalam kancah internasional.
Ketua Kolegium Kebidanan ini juga menyampaikan bahwa STIKes Mitra Husada Medan berkomitmen melahirkan generasi unggul memiliki kompetensi, karakter, serta semangat service excellent untuk berdedikasi dan mengabdi kepada nusa dan bangsa.
Pada sambutannya dia me dorong para lulusan menjadi insan humanis dengan karakter mulia karena karakter menjadi fondasi dalam menentukan kualitas kontribusi seorang tenaga profesional kepada masyarakat.
Lulusan juga diharapkan memiliki semangat bekerja keras, terus meningkatkan kompetensi, dan membangun jejaring internasional yang dapat memperluas kolaborasi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut dia menekankan lima prinsip yang harus menjadi pegangan lulusan dalam menjalankan profesi, yaitu Service Excellent, Competence, Adaptif dan Melek Teknologi, Berintegritas Tinggi, serta Berdampak kepada Masyarakat.
Kelima prinsip tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter alumni yang telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.
Dengan demikian, pelayanan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kompetensi, tetapi juga mengedepankan integritas, kemampuan beradaptasi, pemanfaatan teknologi, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes pada sambutanya mengatakan setiap tahun angka kelulusan di kampus yang dipimpinnya ini tinggi.
“Bahkan lulusan D3 kebidanan, keperawatan dan sarjana reguler semuanya mendapat nilai 100 persen,” ujar Siti.
Untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) katanya di atas 95%. Hal ini tentu suatu yang luar biasa.
Semua upaya itu, kata Siti dilakukan dengan persiapan dan strategis agar mahasiswa di dalam pembelajaran itu harus bisa berbasis learning.
BACA JUGA: STIKes Mitra Husada Medan Rayakan Dies Natalis ke-19: Siap Menuju Kampus Bertaraf Internasional
Demikian juga project project yang dilakukan itu harus berfokus kepada kompetensi pembelajaran kurikulum yang harus disesuaikan dengan global supaya lulusan bisa mengglobal.
Hal itu seiring dengan dilakukannya berbagai kegiatan mahasiswa di STIKes Mitra Husada Medan ini, yakni forum ilmiah mahasiswa, internasional konferensi serta pertukaran mahasiswa ke luar negeri
seperti belum lama ini ke Thailand untuk ikuto konferensi
“Semua itu harus diikuti karena kita harus bisa berdampingan dengan dunia global,” kata Siti.
Siti berpesan kepada para lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan memegang teguh nilai PACER dalam menjalankan profesi maupun kehidupan bermasyarakat
Dia juga mengucapkan selamat kepada para lulusan yang saat ini sudah kompeten untuk bisa berbakti di masyarakat membawa nama STIKes Mitra Husada Medan bangsa dan negara ke kancah internasional. (KSC)
Reporter: Swisma








