Harga Dolar Hari Ini 16 Agustus 2026: Rupiah di Kisaran Rp17.800 per US$1

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp16.680 per Dolar AS, Dolar Menguat Usai Sinyal The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Harga dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi salah satu indikator ekonomi yang banyak dipantau masyarakat, terutama pelaku usaha, investor, importir, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dalam valuta asing.

Berdasarkan data nilai tukar tengah yang tersedia pada Minggu, 16 Agustus 2026, kurs US$1 berada di sekitar Rp17.827. Pergerakan tersebut menunjukkan nilai rupiah masih berada di kisaran Rp17.800-an per dolar AS.

Sementara itu, data kurs transaksi perbankan dapat berbeda karena masing-masing bank menetapkan kurs beli dan kurs jual. Sebagai gambaran, data kurs dolar yang ditampilkan BCA menunjukkan nilai USD pada kisaran Rp17.816 untuk kurs beli dan Rp17.836 untuk kurs jual.

BACA JUGA: Dolar AS Hari Ini 13 Agustus 2026 Turun, Tembus Rp17.887,75 per US$1

Berikut gambaran kurs dolar AS terhadap rupiah pada 16 Agustus 2026:

Bacaan Lainnya
Indikator Nilai
US$1 ke Rupiah Sekitar Rp17.827
Kurs beli BCA Rp17.816
Kurs jual BCA Rp17.836

Perlu diketahui, 16 Agustus 2026 jatuh pada hari Minggu, sehingga pasar valas domestik tidak melakukan perdagangan reguler seperti hari kerja. Karena itu, angka kurs yang muncul hari ini merupakan nilai referensi atau kurs tengah yang dapat berubah ketika perdagangan kembali dibuka.

Pergerakan rupiah sepanjang pekan terakhir relatif berada dalam rentang Rp17.700 hingga Rp17.800-an per dolar AS. Data perdagangan 10–14 Agustus menunjukkan USD/IDR bergerak pada kisaran Rp17.747,9 hingga Rp17.891,3 per dolar AS.

Pada Jumat, 14 Agustus 2026, rupiah dilaporkan menguat tipis dan USD/IDR berada di sekitar Rp17.825,8.

Kondisi tersebut menunjukkan pasar masih mencermati berbagai sentimen global maupun domestik yang dapat memengaruhi arah nilai tukar rupiah.

Perubahan kurs dolar AS tidak hanya berdampak kepada investor atau perusahaan besar. Nilai tukar juga dapat memengaruhi harga sejumlah barang dan jasa di dalam negeri, khususnya produk yang bahan bakunya berasal dari impor.

Kenaikan dolar terhadap rupiah dapat meningkatkan biaya impor. Sebaliknya, rupiah yang menguat berpotensi membuat biaya pembelian barang dari luar negeri menjadi lebih rendah.

BACA JUGA: Dolar AS Tembus Rp18.065! Rupiah Melemah, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Barang Impor

Bagi masyarakat yang hendak membeli dolar untuk kebutuhan perjalanan, pendidikan, bisnis, atau transaksi lainnya, penting membandingkan kurs beli dan kurs jual di bank atau penyedia layanan valuta asing karena nilainya dapat berbeda.

Bank Indonesia memiliki Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) sebagai kurs referensi yang merepresentasikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdasarkan transaksi antarbank di pasar valuta asing.

Namun, angka JISDOR hanya tersedia pada hari kerja. Oleh sebab itu, untuk harga dolar hari ini, Minggu 16 Agustus 2026, masyarakat perlu memperhatikan bahwa tidak ada pembentukan JISDOR baru pada akhir pekan. (KSC)

Pos terkait