KLIKSUMUT.COM | SERGAI – Warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di areal kebun sawit PTPN IV Adolina pada Kamis (26/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Nikmatullah (55), warga Desa Melati II. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di bawah pohon sawit, tepatnya di Blok 17 O Afdeling III, Dusun I Desa Adolina.
Kapolsek Perbaungan AKP Japri Binsar H. Simamora melalui Wakapolsek Iptu Marsidi Ginting membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari masyarakat.
BACA JUGA: Pj Sekdaprov Sumut Lepas Pawai Obor dan Mobil Hias di Sergai
“Personel Polsek Perbaungan bersama tim Inafis Polres Sergai langsung mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di TKP, benar ditemukan seorang laki-laki dewasa dalam posisi tergeletak dan sudah tidak bernyawa,” ujar Iptu Ginting.
Setelah itu, petugas segera mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis juga melakukan identifikasi melalui sidik jari untuk memastikan identitas korban.
Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan seorang pegawai BUMN yang berdomisili di Perumahan Griya Melati Indah, Dusun Rambutan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di bawah pohon sawit dan diduga telah meninggal dunia saat ditemukan.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban. Istri korban, Elia Sari (50), yang datang ke lokasi memastikan bahwa jasad tersebut adalah suaminya.
“Istri korban datang ke TKP dan membenarkan bahwa yang meninggal dunia tersebut adalah suaminya,” tambah Iptu Ginting.
Lebih lanjut, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan memilih untuk langsung membawa korban ke rumah duka. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
BACA JUGA: Polres Sergai Pastikan Arus Mudik H-2 Lebaran 2026 Berjalan Lancar
“Istri korban menyarankan agar jenazah dibawa ke rumah duka dan pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban. (KSC)
Reporter: Liberti Lubis








