
BERASTAGI|kliksumut.com – Berastagi merupakan salah satu kota sejuk yang menjadi daerah tujuan wisata yang ada di Provinsi Sumatera Utara yang sudah dikenal oleh baik domestik dan mancanegara, kota kecil ini terletak di dataran tinggi pegunungan Bukit Barisan yang mempunyai objek wisata dengan keindahan alam yang memikat udara yang sejuk dan nyaman serta kaya dengan adat istiadat tak ayal kota ini selalu menjadi tujuan wisatawan terlebih di hari weekend atau hari libur lainnya.
Dimana pada Long Weekend memasuki awal November meski beberapa kali gunung Sinabung terus erupsi namun tidak mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke kota Berastagi hal ini terbukti ditengah Pandemi Covid-19 tingkat akupansi atau hunian hotel malah mulai merangkak naik.
Pimpinan Cabang GPA Berastagi Lakukan Jumat Berbagi Jumat Berkah
Seperti dikatakan salah satu pelaku wisata General Manager Green Garden Hotel Ramiadi (39) kepada kliksumut.com (1/11) bahwa pada Long Weekend kali ini tingkat kunjungan hunian mereka mencapai hampir 80% meski ditengah masa pandemi Covid-19 dan gunung Sinabung masih erupsi tapi tidak berdampak pada kunjungan wisatawan ke kota Berastagi,malah dengan kondisi seperti ini para wisatawan terlihat seolah menjadikan kota Berastagi menjadi vulkanologi wisata hal ini terbukti di Sabtu akhir pekan wisatawan terus memadati kota ini katanya.
Untuk itu pihaknya sangat berharap semoga gunung Sinabung berhenti mengeluarkan abu vulkanik dan masa pendemi bisa berakhir dengan cepat agar situasi dan kondisi dunia wisata perhotelan di kota kecil Berastagi ini dapat pulih seperti semula karena beberapa bulan terakhir ini diderpa mewabahnya Virus Corona aktifitas perhotelan seakan lumpuh dan mati katanya.
Satlantas Polrestabes Antisipasi Macet Jalur Medan-Berastagi, Siagakan 267 Personil
Sementara itu pantauan kliksumut.com di seputaran kota Berastagi seperti di pasar bunga dan buah,bukit gundaling dan area pemandian air panas dibawah kaki gunung Sibayak tampak terlihat diserbu wisatawan pada akhir pekan dan libur panjang ini masih bergeliat disesaki wisatawan lokal. (Her)








