Stok BBM dan LPG Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri Bahlil Pastikan Ketersediaan Lebih dari Standar Nasional

Stok BBM dan LPG Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri Bahlil Pastikan Ketersediaan Lebih dari Standar Nasional
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) aman selama perayaan Natal 2025 dan menyambut puncak Tahun Baru 2026 (Nataru).

Bahlil mengungkapkan, stok BBM dan LPG nasional saat ini berada di atas rata-rata nasional, yakni sekitar 20 hari, lebih tinggi dari standar minimum nasional yang berkisar 17–18 hari.

“Saya tadi mendapat pemaparan langsung dari Direksi Pertamina dan BPH Migas bahwa stok BBM nasional kita di atas standar minimum. Rata-rata sekitar 20 hari, berada di antara 18–21 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Bahlil usai inspeksi di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (28/12/2025).

BACA JUGA: Lebih dari 90 Persen BTS Indosat di Aceh Pulih Pascabanjir

Ia menegaskan, seluruh jenis BBM dan LPG tersedia dalam jumlah cukup, termasuk solar, bensin RON 90 Pertalite, dan Pertamax 95 turbo.

“Jadi tidak perlu ada keraguan. Ketersediaan BBM dan LPG saat ini di atas standar minimum nasional,” tambahnya.

Bahlil menyoroti pentingnya TBBM Plumpang yang menampung sekitar 15 persen cadangan nasional BBM dan memenuhi 45 persen kebutuhan BBM wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, termasuk distribusi LPG.

“Kunjungan ini bagian dari tugas Satgas Nataru di sektor ESDM untuk memastikan cadangan BBM nasional aman,” jelasnya.Menteri Bahlil juga menekankan perhatian pemerintah pada wilayah Sumatra terdampak bencana, khususnya Aceh. Sebelumnya, distribusi BBM dan LPG dilakukan menggunakan helikopter dan pesawat, namun dalam beberapa hari terakhir mulai dapat diakses menggunakan mobil tangki.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Indosat Sumatra Antisipasi Lonjakan Trafik Lebih dari 27% dengan Optimasi 123 POI Baru

“Di Aceh Tengah, Benermeria, dan Tekengon, SPBU yang semula tidak bisa beroperasi, kini sudah mulai berfungsi. Di Tamiang, tujuh pompa bensin kami minta beroperasi 24 jam,” ungkapnya.

Bahlil menambahkan, untuk tiga kabupaten yang baru terbuka dari kondisi isolasi, pemerintah akan segera melakukan mobilisasi BBM begitu akses jalan memungkinkan, termasuk memastikan operasi SPBU 24 jam penuh. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait