MEDAN | kliksumut.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Patriot Medan mulai kembali aktif latihan. Hal ini disebabkan turunnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Medan menjadi Level II.
Turunnya level tersebut, disambut gembira oleh pengurus SSB Patriot Medan. Mereka mulai melakukan latihan dengan protokol kesehatan ketat di Lapangan Jalan Air Bersih Medan.
“Sejak PPKM di Kota Medan turun ke level II, kita mulai latihan rutin. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah agar menekan penyebaran virus Covid-19 dalam lingkungan masyarakat, khususnya bidang olahraga sepakbola,” ujar Pelatih SSB Patriot, Fadly Indrayanto, di Jalan Air Bersih Medan, Selasa (19/10/2021).
BACA JUGA:Nambah Usia, I Gede Punya Mimpi Indah Bersama PSMS Medan
Fadly Indrayanto merupakan salah satu pelatih di SSB Patriot. Dia besama Angga Hidayatullah SSi dan Seketaris Tim Agung mendapat kepercayaan menangani pemain kelahiran 2005, 2006, dan 2007. “Ada sekitar 40 orang siswa yang kami latih,” ungkapnya.
Selama ini, Fadly mengakui latihan tidak teratur. Bahkan di awal-awal Pandemi Covid-19, mereka total meliburkan latihan. “Pertama kali pandemi, kita memang sempat ketakutan. Apalagi beritanya sangat mengerikan. Kita pun meliburkan semua aktivitas. Anak-anak disuruh latihan mandiri di rumah,” jelasnya.
Sering perjalana waktu, latihan kembali dilakukan. Dan, kini setelah PPKM Medan turun ke Level II, SSB Patriot mulai latihan rutin, dengan prokes ketat. “Semua siswa wajib menggunakan masker. Jika ada yang tidak menggunakan masker, maka dilarang masuk ke lapangan,” paparnya.
Selain itu, semua pemain dan pelatih wajib mencuci tangan sebelum masuk ke lapangan. Tempat cuci tangan sudah disediakan di pintu masuk ke lapangan. “Kebetulan Lapangan Jalan Air Bersih sudah dipagar, jadi pemain hanya bisa masuk dari pintu masuk. Di sana, kita memeriksa suhu semua siswa dengan thermogun,” paparnya.
Sambungnya, jaga jarak antar pemain juga dilakukan di lapangan. Bahkan saat briefing sebelum dan sesudah latihan dibuat dengan menjaga jarak. “Latihan di tengah pandemi ini harus tetap dilakukan. Selain menambah imunitas pemain, juga untuk mengasah kemampuan. Satu-satunya cara adalah menerapkan prokes dengan ketat,” sebutnya.
BACA JUGA: PSMS Kontra Semen Padang Berakhir Seri
Apalagi, lanjutnya, pemerintah sudah mengizinkan pertandingan sepak bola di Indonesia. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sedang bergulir. Fadly yakin kompetisi di bawahnya seperti Liga 3 hingga kelompok umur akan ikut digelar. “Secara perlahan, geliat sepak bola di Indonesia akan kembali normal sebelum pandemi melanda dunia. Jadi, kita juga harus mempersiapkan tim,” katanya.
Lebih lanjut ia menuturkan saat ini SSB Patriot sedang mempersiapkan diri menghadapi Turnamen Piala Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Medan. Fadly pun mengakui anak asuhnya akan tampil di turnamen itu. Sebab, sudah lama juga tidak ada turnamen yang mereka ikuti.
“Selama pandemi memang jarang ada turnamen. Jadi, kalau ada Turnamen Piala Askot PSSI Medan nanti, kita akan ambil bagian. Target kita hanya melihat kemampuan pemain setelah lama tidak latihan teratur,” tambahnya.
Menurut informasi, Turnamen Askot PSSI Medan bakal digelar mulai akhir Oktober ini. Ini bakal menjadi turnamen pertama yang dilaksanakan Askot PSSI Medan dalam setahun terakhir. (BNL)








