SMSI Sumut Sesalkan Pemko Medan, Jangan Benturkan Cetak dan Siber


Zul mengakui media cetak memang sedang mengalami masa sulit dan sebagian besar kalangan media siber khususnya sebagian besar anggota SMSI tidak menghendaki ini karena idealnya cetak dan siber bisa seiring dan saling bersinerji.

Lagipula secara pribadi Zul yang hingga kini juga masih tetap berkecimpung di media cetak yakin media cetak tidak akan pernah hilang digantikan oleh teknologi yang lebih baru.

Baca juga: 38 Wartawan Pemko Medan Kompeten 17 Tak Kompeten


“Hanya saja akan ada transformasi bentuk mencapai kondisi ideal dan saling sinerji meski bagaimana bentuk sinerji itu atau yang seperti apa, kita belum tahu. Namun biar mengalir seperti air, jangan ditambah keruh dan didikotomikan,” ujarnya.

Lagipula media cetak sudah pernah mampu melewati “ancaman” dari media televisi yang mulai populer di Indonesia pada akhir 1980-an. Kemunculan televisi membuat koran tampil berwarna, tampilan foto lebih besar dan mencolok. Budaya visual memengaruhi tampilan media cetak sehingga bisa terus bertahan. “Saya optimis di era digital pun media cetak akan menemukan inovasi itu,” ujarnya. (tim)

Pos terkait