KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (25/9/2026).
IHSG melemah 0,90 persen atau 56,71 poin ke level 6.241,89 pada akhir perdagangan. Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang 6.231,83 hingga 6.328,41.
Tekanan pasar terlihat dari banyaknya saham yang berakhir turun. Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 558 saham melemah, sementara 118 saham menguat dan 117 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp9,57 triliun dengan volume perdagangan 33,28 miliar saham.
BACA JUGA: Saham Hari Ini 24 September 2026: IHSG Terkoreksi 1,06 Persen, Investor Asing Net Sell Rp987 Miliar
Semua Sektor Saham Berada di Zona Merah
Pelemahan IHSG terjadi di tengah koreksi seluruh sektor saham. Sektor industri menjadi yang mengalami penurunan terdalam, yakni 2,52 persen, disusul sektor infrastruktur yang turun 2,22 persen serta transportasi dan logistik yang melemah 1,84 persen.
Sektor teknologi tercatat turun 1,73 persen, barang konsumsi primer 1,37 persen, properti dan real estat 1,26 persen, energi 1,18 persen, serta keuangan turun 0,45 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual terjadi cukup luas pada perdagangan akhir pekan.
Saham yang Menguat dan Melemah
Di tengah tekanan IHSG, sejumlah saham masih mampu mencatat kenaikan. MBTO menjadi salah satu top gainer dengan penguatan 34,64 persen ke Rp206 per saham. Selanjutnya SHID naik 24,83 persen dan TRUK menguat 24,64 persen.
Sementara itu, pada kelompok saham LQ45, AMRT menguat 1,95 persen, ITMG naik 1,80 persen dan ADRO meningkat 1,56 persen.
Di sisi lain, tekanan cukup besar terlihat pada saham PGEO yang turun 4,67 persen dan ICBP yang terkoreksi 4,66 persen.
Investor Asing Masih Catat Net Sell
Pergerakan saham hari ini juga dibayangi aksi jual investor asing. Pada perdagangan Jumat, investor asing mencatat net sell sekitar Rp559,07 miliar di seluruh pasar.
Saham yang mencatat net sell asing terbesar antara lain TLKM sekitar Rp116,9 miliar, DEWA Rp113,8 miliar, dan BMRI Rp71 miliar. Sementara dari sisi pembelian bersih, BBCA mencatat net buy asing sekitar Rp99 miliar.
IHSG Turun 3,09 Persen dalam Sepekan
Secara mingguan, kinerja pasar saham Indonesia juga masih berada dalam tekanan. IHSG tercatat melemah 3,09 persen sepanjang perdagangan 21–25 September 2026.
BACA JUGA: Saham Hari Ini 25 September 2026: IHSG Dibuka Menguat, Investor Waspadai Tekanan Pasar
Dengan demikian, perkembangan IHSG, aksi investor asing, serta pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar menjadi sejumlah faktor yang akan kembali diperhatikan pelaku pasar pada pembukaan perdagangan pekan berikutnya.
Catatan: Data di atas merupakan hasil perdagangan Jumat, 25 September 2026. Perdagangan saham Bursa Efek Indonesia tidak berlangsung pada Sabtu, sehingga istilah “saham hari ini” untuk Sabtu, 26 September 2026 merujuk pada data penutupan perdagangan terakhir. (KSC)








