KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Selasa (22/9/2026), menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan di zona hijau.
IHSG dibuka menguat 0,12 persen atau 7,61 poin ke level 6.392,33, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 6.384,72. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak di rentang 6.378 hingga 6.415.
Penguatan pasar saham Indonesia terjadi setelah IHSG pada perdagangan Senin (21/9/2026) terkoreksi 0,88 persen. Tekanan sebelumnya datang dari sejumlah saham berkapitalisasi besar dan aksi jual investor.
BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Tertekan, Investor Cermati Sentimen Global dan Bursa Pekan Depan
Saham Hari Ini: Sejumlah Saham Jadi Perhatian
Pergerakan saham-saham unggulan menjadi salah satu fokus investor. Pada perdagangan sebelumnya, beberapa saham yang mengalami tekanan antara lain MBMA, ADMR, EXCL, HRTA, AADI dan ANTM.
Sebaliknya, sejumlah saham mampu bertahan di zona positif, di antaranya AMRT, NCKL, MEDC dan CUAN.
Pada perdagangan pagi 22 September 2026, data pasar menunjukkan ratusan saham bergerak menguat maupun melemah sehingga investor masih menghadapi dinamika pasar yang cukup tinggi.
Sentimen Global Pengaruhi Bursa
Pergerakan saham hari ini juga dipengaruhi sentimen pasar global. Bursa Asia tercatat menguat, dengan saham teknologi menjadi salah satu pendorong setelah reli saham teknologi di Amerika Serikat.
Reuters melaporkan indeks saham Asia-Pasifik menguat, sementara investor juga mencermati perkembangan hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China serta arah kebijakan moneter global.
Di dalam negeri, perhatian investor juga tertuju pada agenda Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September 2026. Kebijakan suku bunga dan perkembangan nilai tukar rupiah menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi sentimen pasar saham.
BEI Ubah Batas Minimum Harga Saham
Selain pergerakan IHSG, kabar penting dari Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menjadi perhatian pelaku pasar.
BEI akan memberlakukan perubahan batas minimum harga saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai 28 September 2026. Perubahan tersebut juga diikuti penyesuaian ketentuan Auto Rejection untuk efek bersifat ekuitas dan DINFRA.
Perubahan aturan ini menjadi salah satu perkembangan penting di pasar modal Indonesia menjelang akhir September 2026.
Daftar Saham yang Perlu Dipantau Hari Ini
Sejumlah analis dan perusahaan sekuritas memberikan perhatian terhadap beberapa saham pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Nama yang muncul dalam berbagai analisis antara lain BBCA, EXCL, INDF, PGAS, INCO, MEDC dan IMPC.
BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Ditutup Melemah ke 6.441, Investor Cermati Sentimen Global
Namun, rekomendasi analis merupakan bagian dari analisis pasar dan bukan jaminan pergerakan harga saham. Investor tetap perlu memperhatikan kondisi fundamental emiten, valuasi, laporan keuangan, sentimen pasar serta profil risiko masing-masing.
Dengan demikian, saham hari ini masih bergerak dinamis. Investor akan mencermati kemampuan IHSG mempertahankan penguatan awal perdagangan, perkembangan rupiah, sentimen bursa global serta keputusan kebijakan Bank Indonesia dalam menentukan arah pasar berikutnya.
Disclaimer: Informasi ini bersifat pemberitaan dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.








