Rektor USU: Guru Inginkan Kemerdekaan Berinovasi tanpa Keseragaman

Rektor USU Guru Inginkan Kemerdekaan Berinovasi tanpa Keseragaman
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muryanto Amin SSos MSi

MEDAN | kliksumut.com Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muryanto Amin SSos MSi mengatakan guru menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan manusiawi, akses terhadap teknologi dan pelatihan relevan dan praktis, serta kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid yang berbeda-beda.

“Guru se-Indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah mereka untuk berpihak kepada murid, bukan pada birokrasi. Guru ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman,” kata Dr Muryanto, Minggu (28/11/2021) dalam menyikapi peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2021.

Rektor juga meminta agar menumbuhkan semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak boleh surut karena birokrasi, hambatan, Guru harus bisa memotivasi terus semangat untuk memberikan pengetahuan bagi murid dan mahasiswa.

BACA JUGA: Tanggapi Kesiapan USU Lakukan PTM, Wagub Sumut: Pastikan Semua Sesuai SOP

Bacaan Lainnya

Pada peringatan HGN 2021, USU juga turut menyemarakkannya dengan menggunakan pakaian adat Jawa saat memimpin upacara di halaman Gedung Biro Pusat Administrasi USU, Kamis (25/11/2021).

Dengan tema peringatan HGN 2021 adalah “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”, Rektor USU menyampaikan pidato Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

Pada sambutan yang dibacakkan Rektor menyebutkan tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin

Dalam pidato tersebut juga disampaikan program Merdeka Belajar sudah berubah dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran.

Sejalan dengan pidato Mendikbudristek tersebut, rektor juga menyampaikan pesannya untuk seluruh civitas akademika USU agar memperkuat pelayanan pendidikan pada mahasiswa.

BACA JUGA: Terapkan Prokes Ketat, 2.495 Lulusan USU Wisuda Tatap Muka

Upacara Hari Guru Nasional di USU sendiri diwarnai dengan pakaian adat tradisional, para wakil rektor, dekan, dosen dan seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat kekhasan masing-masing.

Rektor mengatakan, pemilihan pakaian adat sebagai seragam upacara pada peringatan HGN tersebut mencerminkan keberagaman Indonesia sebagai negara multikultural dalam spirit Bhinneka Tunggal Ika. (swisma)

Pos terkait