Ramai Pengunjung Layaknya Pasar Malam, Lokasi Jual Sabu Kampung Baru Rantauprapat Beromset Puluhan Juta

Ramai Pengunjung Layaknya Pasar Malam, Lokasi Jual Sabu Kampung Baru Rantauprapat Beromset Puluhan Juta
Ilustrasi

LABUHANBATU | kliksumut.com – Ramai pengunjung layaknya pasar malam, lokasi penjualan narkotika jenis sabu beromset puluhan juta perhari dijalan Kampung baru gang MTsN Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu yang dikelola oleh terduga bandar berinisial FR ini tampak semakin eksis.

Hal itu dibuktikan saat kliksumut meninjau langsung ke lokasi tempat peredaran narkotika jenis sabu-sabtu, Sabtu (28/10/2023) kemarin.

BACA JUGA: Sekian Lama Buron, Satu Pelaku Begal Di Rantauprapat Diciduk Polisi, Kapolres, Kasat dan Kanit Reskrim Polres Labuhanbatu “Bungkam”

Tampak dilokasi itu, berdiri kokoh sebuah pondok berukuran 2×3 meter yang memiliki dua buah lubang tempat penukaran uang dengan barang haram sabu layaknya seperti membeli tiket sebuah permainan pada lokasi pasar malam.

Ironisnya lagi, lokasi yang berada tepat disamping kediaman terduga bandar sabu FR ini juga menyediakan fasilitas alat hisap (Bonk) lengkap dengan mancisnya dengan biaya sewa Rp 5.000.- (Lima ribu rupiah) per alat hisap, sehingga memudahkan para pemakai narkotika jenis sabu untuk menkonsumsi barang haram itu.

Meski demikian bebasnya peredaran sabu dilokasi yang hanya memakan waktu 5 (lima) menit dari Mapolres Labuhanbatu serta Kodim 0209/LB ini, namun tak satu pihakpun berani melakukan tindakan tegas terhadap bandar, sehingga terkesan ada pembiaran terhadap lokasi itu.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH , MIK saat dikonfirmasi Kliksumut terkait lokasi peredaran sabu itu Minggu (29/10/2023) via pesan singkat whatsApp hingga berita dikirim keredaksi belum memberikan jawaban.

Sedangkan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Roberto P Sianturi SH MH saat dikonfirmasi terkait hal yang sama Minggu (29/10/2023) via whatsApp juga belum memberikan jawaban.

BACA JUGA: Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pengembangan Rantauprapat Jadi Kota Strategis

Menyikapi hal itu, Ketua DPC GANN Kabupaten Labuhanbatu Agus Kusdarwanto melalui Sekjennya Andi Kusnandar saat dimintai tanggapannya terkait lokasi jual sabu dimaksud meminta agar Kapolres Labuhanbatu, Dandim 0209/LB, BNNK Labura serta komponen lainnya segera melakukan tindakan tegas atas lokasi tersebut.

“Kami meminta kiranya APH yakni Kapolres L.Batu, Dandim 0209/LB, BNNK Labura serta komponen lainnya segera melakukan tindakan tegas, sebab lokasi itu sangat berdekatan dengan sekolah keagamaan MTSN serta SDN yang notabenenya tempat mencetak generasi penerus bangsa,” tegas Andi. (RDs)

Pos terkait