Ramadhan Mubarak Berdampak, Pemkab Asahan Gelar Pasar Murah

Ramadhan Mubarak Berdampak, Pemkab Asahan Gelar Pasar Murah
BUKA RAMADAN MUBARAK: Wakil Bupati Asahan, Rianto, membuka program “Ramadhan Mubarak Berdampak” dan meninjau Pasar Murah untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadhan 1447 H. (FOTO: Dinda Meyla Sari)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan meluncurkan program “Ramadhan Mubarak Berdampak” untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Pemerintah tidak hanya memperkuat sisi spiritual masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi warga melalui kolaborasi lintas instansi yang terpusat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Asahan, Senin (02/03/2026).

Wakil Bupati Asahan, Rianto, membuka langsung kegiatan yang memadukan talk show bertema religi dengan aksi sosial di lapangan tersebut. Pemerintah daerah merancang program ini sebagai langkah proaktif untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang puasa.

Bacaan Lainnya

Rianto hadir bersama jajaran DPRD, perwakilan perbankan, serta perangkat daerah. Kehadiran mereka menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen daerah.

BACA JUGA: Bazar Ramadan Tanjung Morawa Dongkrak UMKM dan Perekonomian Masyarakat

Pasar Murah Jadi Daya Tarik Warga

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Asahan menggagas kegiatan ini dan mengemasnya sebagai pusat layanan publik yang inklusif di Kelurahan Mekar Baru. Program tersebut langsung menarik perhatian warga.

“Ibadah Ramadhan tahun ini harus kita maknai dengan aksi nyata. Pemerintah ingin memastikan masyarakat Asahan bisa beribadah dengan tenang tanpa perlu cemas akan fluktuasi harga kebutuhan pokok,” ujar Rianto dalam arahannya.

Pasar Murah Ramadhan menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut. Warga memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

BACA JUGA: Polsek Batam Kota Amankan 10 Titik Pasar Tumpah dan Bazar Ramadan

Panitia menyediakan beras dan minyak goreng berkualitas premium dengan harga subsidi. Selain itu, warga juga membeli gula, telur segar untuk kebutuhan sahur dan berbuka, serta berbagai paket kebutuhan pokok hemat yang membantu meringankan beban dapur rumah tangga.

Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Ketahanan Pangan

Rianto menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata visi daerah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, dan berdaya saing. Ia juga mengajak instansi vertikal lainnya untuk terus menghadirkan inovasi serupa yang berdampak langsung pada ekonomi kerakyatan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap Ramadhan 1447 Hijriah tidak hanya menjadi momentum peningkatan iman, tetapi juga menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan solusi atas tantangan ekonomi masyarakat pada awal 2026. (KSC)

REPORTER: Dinda Meyla Sari

Pos terkait