“Alhamdulillah, saya bersama Bang Aulia Rahman telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Tentunya kami berdua mengucapkan terima kasih sebesar-besar kepada penyelenggara pemilu dan seluruh masyarakat Kota Medan meski di tengah pandemic Covid-19 tetap menunjukkan antusiasnya memberikan suara dalam menentukan calon kepala daerah,” kata Bobby.
Ditambahkan Bobby, tingkat partisipasi masyarakat juga meningkat. “Alhamdulillah, ini atas kerja sama kita semua, terima kasih kepada teman teman media yang selama ini sudah membantu dan meliput segala kegiatan saya selama masa kampanye. Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat atas apa yang sudah disiarkan teman teman media,” ujarnya.
Baca juga: DPRD Gelar Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wali Kota Medan 2016-2021
Selanjutnya atas nama pribadi dan tim, Bobby menyatakan permintaan maaf apabila selama masa kampanye, masa sosialisasi sampai dilakukannya penetapan oleh KPU Kota Medan.
“Kami masih banyak kesalahan atau ada kekurangan, kami mohon maaf. Mudah-mudahan amanah yang diberikan kepada kami dapat menjadi kolaborasi bersama dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Medan untuk mewujudkan perubahan di Kota Medan yang luar biasa ini menuju Medan yang berkah,” ujarnya.
Baca juga: KPU Medan Akan Plenokan Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali kota Terpilih
Melihat permasalahan Kota Medan, jelas Bobby, tentunya banyak sekali pekerjaan rumah (PR) yang harus dselesaikan.
“Sejatinya, 100 hari kerja tidak kita targetkan, karena kita dipilih untuk kerja cepat. Yang kita percepat apa yang menjadi keluhan masyarakat, seperti masalah kebersihan seperti sampah, drainase serta infrastruktur jalan. Selain itu tatanan birokrasinya juga kita perbaiki. Tidak kalah penting juga soal kesehataan terutama untuk menekan angka penyebaran covid-19 dengan mengefektifkan 3T yakni Tracing, Tracking dan Treatment,” terangnya seraya menambahkan legislatif sebagai teman kerja Pemko Medan serta semua partai, tidak hanya partai pengusung Bobby dan Aulia saja.(Alian/rel)








