KLIKSUMUT.COM | KEDIRI – Persik Kediri harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor tipis 3-4 pada pekan ke-22 Super League musim 2025/2026. Laga penuh drama yang digelar di Stadion Brawijaya, Jumat (20/2/2026) pukul 20.30 WIB itu berlangsung ketat selama 90 menit dan menyajikan total tujuh gol.
Pertandingan dipimpin oleh wasit asal Jawa Barat, Yudi Nurcahya, dan sejak menit awal sudah memperlihatkan tensi tinggi.
Tim tamu langsung menekan pertahanan Macan Putih. Berawal dari sepak pojok Sidibe, sundulan Privat Mbarga nyaris membuka keunggulan cepat.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-5. Slavko sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Persik usai situasi bola mati. Tanpa kawalan berarti, ia dengan mudah menaklukkan penjaga gawang tuan rumah.
Bhayangkara hampir menggandakan keunggulan di menit ke-21 lewat sentuhan klinis Privat Mbarga. Namun, bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang.
Persik Kediri mencoba merespons. Pada menit ke-28, Ezra Walian melepaskan tembakan keras yang memaksa Aqil Savik melakukan penyelamatan gemilang.
Gol penyama kedudukan akhirnya hadir di menit ke-32. Kiko Carneiro mencetak gol spektakuler melalui sepakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut kanan atas gawang. Skor berubah menjadi 1-1 dan Stadion Brawijaya bergemuruh.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Menit ke-38, Nehar Sadiki mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. Skor 1-2 untuk Bhayangkara FC bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persik meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-50 ketika Jose Enrique sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat penyelesaian cepat di dalam kotak penalti.
Pertandingan semakin panas. Privat Mbarga kembali membawa Bhayangkara unggul 2-3 pada menit ke-59 melalui penyelesaian tajam.
Tak mau menyerah, Persik kembali bangkit. Ernesto Gomez mencetak gol penyeimbang di menit ke-64, membuat skor berubah menjadi 3-3 dan laga semakin terbuka.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Bhayangkara FC justru mencuri gol kemenangan. Di menit-menit akhir, Henry Doumbia sukses memaksimalkan peluang menjadi gol penentu. Skor 3-4 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persik Kediri dalam perburuan posisi papan atas klasemen Super League. Sementara itu, kemenangan dramatis ini memperkuat posisi Bhayangkara FC dalam persaingan musim 2025/2026.
Laga tujuh gol di Stadion Brawijaya ini menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada pekan ke-22 Super League, menghadirkan hiburan sekaligus ketegangan bagi para pecinta sepak bola Tanah Air. (KSC)
TIM REDAKSI








