KLIKSUMUT.COM | SERDANG BEDAGAI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai, Suwanto Nasution, menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Illyan Chandra Simbolon, di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/2/2026).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sergai dr. Syari Aldi beserta jajaran dan para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Sergai. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sergai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Dalam agenda pertemuan, sejumlah isu strategis dibahas, di antaranya pembentukan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), pembentukan serta penguatan Karang Taruna, pemetaan peran TKSK, hingga penanganan organisasi sosial perorangan, masyarakat, dan Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Sekdakab Sergai, Suwanto Nasution, menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran organisasi sosial di daerah sekaligus menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
“Pemkab Sergai pada prinsipnya siap mendukung seluruh program pemerintah pusat dan provinsi yang menjadi prioritas, termasuk apabila terdapat penyesuaian kebijakan, baik dari sisi kelembagaan maupun teknis pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan IPSM dan Karang Taruna diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sosial serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya penanggulangan masalah kesejahteraan sosial.
BACA JUGA: Pemprov Sumut Perkuat Pengawasan Harga Jelang Idulfitri 2026
Suwanto juga menekankan pentingnya peran TKSK dalam proses pendataan calon penerima bantuan sosial (bansos). Ia meminta seluruh TKSK tetap bekerja secara sukarela dan profesional agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan.
“Validitas data menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Illyan Chandra Simbolon menyoroti pentingnya pemutakhiran data secara rutin melalui operator desa dan kelurahan. Ia menekankan bahwa setiap bulan, paling lambat tanggal 9, data harus sudah diinput dan diperbarui dalam aplikasi yang digunakan, setelah melalui proses verifikasi dalam musyawarah desa atau kelurahan.
Menurutnya, tantangan yang kerap muncul di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sergai, adalah konsistensi pelaksanaan musyawarah dan pembaruan data, mengingat kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sangat dinamis.
Selain pembenahan data, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyampaikan rencana program strategis berupa bantuan peralatan usaha bagi masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil terbawah. Program tersebut ditargetkan terealisasi pada triwulan ketiga tahun berjalan.
Bantuan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial jangka pendek.
BACA JUGA: Istri Lurah Hutanabolon Larang Wartawan Liputan di Posko Pengungsian di Tapteng
“Melalui pembenahan data serta penguatan koordinasi lintas level pemerintahan, kami harapkan penyaluran bantuan sosial ke depan semakin tepat sasaran dan mampu menekan potensi konflik sosial di tengah masyarakat,” ungkap Illyan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Sergai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, diharapkan berbagai program kesejahteraan sosial dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (KSC)
REPORTER: Julianto Irwan Silitonga








