KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pemilihan Putri Otonomi Daerah 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengenalkan Deli Serdang sebagai kabupaten terbesar di Sumatera Utara (Sumut), sekaligus mempromosikan seluruh potensi unggul yang dimiliki.
Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan, mengatakan, Deli Serdang ini unik dan punya potensi unggul. Kita sangat lengkap, ada gunung, pantai, kota, hingga desa. Event APKASI ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Deli Serdang bukan hanya nasional tapi juga internasional,” saat menerima kunjungan Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang bersama jajaran Pemkab Minahasa Utara dan Tim Yayasan Putri Otonomi Indonesia di Kantor Bupati, Rabu (18/2/2026).
Bupati menekankan bahwa suksesnya penyelenggaraan kegiatan nasional akan berdampak langsung pada iklim investasi dan pengembangan wilayah. Semakin dikenal suatu daerah, semakin terbuka peluang kerja sama dan investasi yang masuk.
BACA JUGA: Pemkab Sergai Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, Sekdakab Sampaikan Pesan Mendagri
“Saya yakin dari sisi investasi dan pengembangan daerah akan semakin terbuka. Ini bukan hanya tentang seremoni, tapi tentang masa depan Deli Serdang,” tegasnya.
Belajar dari Pengalaman Daerah Lain
Pemkab Deli Serdang memandang penyelenggaraan pemilihan Putri Otonomi Daerah 2026 sebagai tanggung jawab besar sekaligus kebanggaan. Bupati memberi apresiasi atas keberhasilan Minahasa Utara dalam menggelar kegiatan serupa dan berharap Deli Serdang bisa meniru keberhasilan tersebut.
“Secara over all Minahasa Utara sudah sangat baik. Kalau mereka bisa sukses dengan tiga event, kita juga harus bisa sukses dengan dua event. Setiap daerah punya karakteristik masing-masing, dan kita punya keunggulan tersendiri,” ujar Bupati.
BACA JUGA: Gubernur Aceh Bahas Penguatan Ekonomi Daerah dengan Menteri Perdagangan
Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh hanya menjadi milik Deli Serdang. Ia ingin acara ini terintegrasi dengan promosi pariwisata kabupaten/kota lain di Sumatera Utara. “Saya harap diskusi untuk kematangan acara bisa berjalan lancar dengan tuan rumah sebelumnya. Sebab, saya ingin linking dengan pengembangan pariwisata daerah lain dan menjadikan momentum bersama,” ungkapnya.
Rangkaian Kegiatan dan Partisipasi Nasional
Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, menjelaskan bahwa malam syukuran dan puncak perayaan HUT ke-26 APKASI akan digelar sebelum Grand Final Putri Otonomi Indonesia. Selain itu, pihaknya menyiapkan program women empowerment yang melibatkan para Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Indonesia agar berpartisipasi aktif.
Rangkaian acara lain meliputi pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), fun walk, dan turnamen olahraga. Sebanyak 15 finalis Putri Otonomi Indonesia akan menjalani masa karantina selama empat hari di Deli Serdang untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah secara luas.
Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Novly Gerith Wowiling, mengaku kagum dengan luas wilayah dan potensi unggulan Deli Serdang. Ia yakin penyelenggaraan kegiatan tahun ini bisa lebih baik dibandingkan Minahasa Utara.
“Kami hadir ke Deli Serdang bersama APKASI untuk berbagi success story atas penyelenggaraan tahun lalu. Kami takjub melihat luasan dan potensi yang ada di Deli Serdang sangat jauh dari kami. Kami yakin Deli Serdang bisa lebih baik,” ujarnya. (KSC)








