KLIKSUMUT.COM | LANGKAT – Pemerintah pusat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah dan paket sembako bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Rabu (4/3/2026). Langkah ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk memastikan masyarakat bisa kembali menempati rumah yang layak dan aman.
Sebanyak 1.235 rumah di Kabupaten Langkat tercatat terdampak banjir setelah dilakukan reviu dan verifikasi. Dari jumlah tersebut, 299 rumah mengalami rusak berat, 397 rusak sedang, dan 539 rusak ringan. Seluruh rumah kini tengah masuk dalam proses perbaikan dan rekonstruksi.
Pemerintah menyalurkan bantuan stimulan senilai Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Dana ini disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memastikan pencairan cepat, tepat sasaran, dan transparan.
Selain bantuan perbaikan rumah, BNPB juga menyalurkan paket sembako bagi keluarga terdampak. Paket tersebut mencakup beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, roti, dan sarden—bantuan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pascabencana.
BACA JUGA: Penyintas Banjir Tapteng Terlunta, Bantuan Jaminan Hidup Belum Cair
Bupati Langkat, Syah Afandin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat. “Bantuan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Dukungan ini sangat berarti bagi warga yang baru saja terdampak bencana,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar. Dengan bantuan stimulan dan paket sembako, masyarakat terdampak diharapkan segera kembali menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








