KLIKSUMUT.COM | BUENOS AIRES – Dunia sepak bola bersiap menyaksikan momen emosional dan bersejarah pada Kamis malam waktu Argentina. Sang megabintang, Lionel Messi, akan tampil untuk terakhir kalinya dalam laga kualifikasi Piala Dunia saat Argentina menjamu Venezuela di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Pemain berusia 38 tahun itu telah mengonfirmasi bahwa laga ini akan menjadi kualifikasi terakhirnya bersama Albiceleste—tim yang telah ia bela selama lebih dari dua dekade. “Ini akan menjadi laga yang sangat spesial bagi saya,” kata Messi pekan lalu. “Keluarga saya akan hadir – istri, anak-anak, orang tua, dan saudara saya. Saya tidak tahu apakah akan ada pertandingan persahabatan setelah ini atau tidak.”
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menyebut laga ini sebagai “emosional, spesial, dan indah”. Ia mengajak publik Argentina untuk menikmati momen terakhir Messi dalam babak kualifikasi yang telah ia pimpin dengan kejayaan.
BACA JUGA: Lionel Messi Cedera Parah Usai Dikepung 3 Pemain Necaxa di Leagues Cup 2025
Argentina sendiri sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan kokoh di puncak klasemen zona CONMEBOL berbekal 35 poin. Namun drama belum berakhir: empat tim Amerika Selatan masih berjuang mati-matian untuk memperebutkan tiga tiket otomatis tersisa.
Dengan dua laga tersisa, berikut adalah gambaran sengitnya klasemen sementara: Brasil – 25 poin, Ekuador – 25 poin (usai bangkit dari penalti minus tiga poin), Uruguay – 24 poin, Paraguay – 24 poin, Kolombia – 22 poin dan Venezuela – 18 poin
Venezuela, lawan Argentina malam nanti, masih berpeluang membuat sejarah: lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
BACA JUGA: Barcelona Bangkit dari Neraka, Tekuk Levante 3-2 Lewat Gol Bunuh Diri di Injury Time
Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang megah yang digelar di tiga negara: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Dengan Messi yang berpotensi memainkan laga internasional terakhirnya tahun depan, ajang ini bisa menjadi epilog sempurna bagi sang maestro.
Messi mungkin akan menutup tirai babak kualifikasi, tapi warisannya akan terus hidup dalam setiap sentuhan bola yang dimainkan anak-anak di seluruh dunia. Jangan lewatkan malam bersejarah ini karena ketika Messi melangkah di lapangan, seluruh dunia berhenti sejenak untuk menatap. (KSC)








