M. Isa Terpilih Jadi Ketua Aptisi Sumut Periode 2021-2025

M. Isa Terpilih Jadi Ketua Aptisi Sumut Periode 2021-2025
- Kepemimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah I Sumatera Utara yang baru terpilih

MEDAN | kliksumut.com – Kepemimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah I Sumatera Utara yang baru terpilih diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi menggunakan konsep Learning Management System (LMS) yang berbasis digital.

Harapan itu dikemukakan Ketua Umum Aptisi Pusat Dr Ir H M Budi Djatmiko pada Musyawarah Wilayah ke-6 Aptisi Wilayah I Sumatera Utara di Hotel Madani Medan, Jumat (12/11/2021).

Pada muswil Aptisi Sumut itu Dr H Muhammad Isa Indrawan terpilih sebagai Ketua Aptisi Sumut periode 2021-2025 secara musyawarah dan mufakat karena merupakan calon tunggal.

Pada Muswil itu Budi Djatmiko berharap kepemimpinan Aptisi Sumut yang baru ini harus lebih progresif dan agresif. Ini lantaran menurutnya proses pendidikan tinggi, khususnya di masa mendatang sangat berbeda nantinya.

BACA JUGA: Husaini Pimpin Asosiasi Futsal Kota Medan

Diungkapkannya, hiflex learning menjadikan kampus-kampus berbasis tembok runtuh, berganti dengan pengajaran berbasis virtual reality.

“Aptisi sekarang sedang membangun itu. Desember 2021 atau Januari 2022 nanti Aptisi akan sebarkan konsep-konsep itu agar perguruan tinggi bisa menggunakan konsep learning management system. Jadi, saya berharap ketua Aptisi Sumut yang terpilih ini bisa mendorong perguruan tinggi untuk menjalankannya,” tuturnya.

Djatmiko juga menyatakan harapannya agar ada ketersambungan kepemimpinan Aptisi Sumut periode sebelumnya, yakni Dr H Bahdin Nur Tanjung SE MM yang dinilainya luar biasa selama tiga periode memimpin.

Ia pun meminta seluruh perguruan tinggi swasta yang bernaung di bawah Aptisi Sumut saling dukung dan bersatu.

Pada kesempatan itu, ia sedikit mengkritisi pelayanan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut yang menurutnya sebagian besar masih ‘katrok’.

Ia melihat pelayanan LLDikti Sumut masih sangat konvensional, padahal LLDikti di wilayah lain, seperti Palembang sudah digitalisasi.

Sementara itu Kepala LLDikti Sumut Prof Ibnu Hajar Damanik mengatakan, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di era 4.0 ini menghadapi tantangan dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Untuk itu diperlukan akselerasi dan kolaborasi dalam melaksanakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Teknologi informasi dan digital menjadi salah satu upaya menghasilkan SDM unggul serta perlunya dilaksanakan transformasi perguruan tinggi dan meningkatkan lulusan generasi abad 21,” kata Ibnu

Menurut Ibnu, program MBKM yang digalakkan Kemendikbud Ristek itu merupakan suatu kebutuhan penting untuk menghasilkan SDM unggul. Sebab pada implementasi MBKM tersebut memberlakukan pembelajaran magang bagi para mahasiswa.

Ibnu juga menyebutkan PTS saat inimenghadapi berbagai tantangan untuk mencapai PTS unggul. Tantangan itu antara lain tren dunia kerja menjadi acuan dalam layanan pembelajaran untuk menyiapkan SDM unggul, professional dan berkarakter.

“Hadirnya teknologi informasi dan digital juga menjadi tantangan SDM kita. Hal itu seiring dunia semakin bergerak dinamis dari segi ruang dan waktu atau borderless word,” katanya

Tantangan lainnya adalah sosok lulusan masa depan yang menurut Ibnu selain kemampuan bidang ilmu, lulusan perlu dipersiapkan dengan berbagai literasi untuk menyongsong abad 21.

Ibnu juga mengingatkan agar pihak yayasan cepat tanggap dengan kebutuhan dan perkembangan akademik perguruan tinggginya. Sebab untuk mencapai PTS ungggul itu dibutuhkan transformasi sistem layanan kurikulum/akademik, pola perkuliahan, praktikum, pembinaan mutu dosen, pembinaan kreativitas dan inovasi mahasiswa.

BACA JUGA: BSI Buktikan Kinerja Perbankan Syariah Cemerlang di Masa Pandemi

Sementara itu tata kelola juga menjadi salah satu hal penting untuk mencapai PTS unggul. Karenanya perlu memperhatikan key performance indicator (IKU), proporsi alokasi anggaran, sinergi dan kolaborasi antar PTS serta adanya sistim penjaminan mutu baik dan benar, berkelanjutan, menjaga dan meningkatkan mutu.

Sementara Ketua Aptisi Sumut terpilih yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris, Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM menyatakan siap mengemban kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia juga mengungkapkan hampir dua tahun pandemi Covid-19 membuat pertemuan tatap muka tak dapat dilaksanakan.

Menurutnya, hasil dari Muswil ini dapat menjadi program dan langkah staregis dengan komando dari LLDikti Sumut.

Sedangkan Ketua Panitia Diding Kusnady SPd MM menyebutkan Muswil diawali dengan dialog dalam bentuk paralel diskusi.

Dalam dialog pra Muswil membahas pengembangan PTS. Ia mengatakan, paralel diskusi sebagai rangkaian dari Muswil ke-6 ini membahas situasi dan kondisi perguruan tinggi di Sumut. Menurutnya, istilah dan regulasi baru yang muncul serta bagaimana implementasinya bagi lulusan perguruan tinggi ke depan bisa didiskusikan bersama pada muswil ini. (swisma)

Bacaan Lainnya

Pos terkait