Sementara narasumber dari Divisi Onkologi Toraks Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Rumah Sakit USU dr Noni Novisari Soeroso, mengatakan kanker paru merupakan tumor ganas yang berasal dari epitel saluran napas. Kanker paru paling banyak ditemukan di dunia, sekitar 2,2 miliar kasus paru dan 1,8 miliar kematian pada tahun 2020.
“Setiap orang mempunyai risiko untuk terkena kanker paru, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi mereka berisiko terkena kanker paru, di antaranya perokok aktif, perokok pasif, pekerja pertambangan, rumah dengan ventilasi buruk, serta riwayat kanker paru dalam keluarga,” ujarnya.
BACA JUGA: Kabaharkam Polri Bantu Penderita Kanker Rahim Stadium 3C Asal Medan Marelan
Dijelaskannya, ada beberapa tanda yang dapat mengindikasikan seseorang terkena kanker paru, antara lain deman, kelelahan yang ekstrim, kesulitan makan atau menelan, dan kehilangan nafsu makan. Untuk mencegah terkena kanker paru sebaiknya menghindari merokok dan menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga.








