Kata CEO Apple: Tanpa Kendali, App Store Akan “Sangat Kacau”

Indonesia Capai Kesepakatan dengan Apple, Bisa Akhiri Larangan Penjualan iPhone
Logo Apple (Ist)

Kesaksian Cook menutup sidang pengadilan tingkat tinggi yang dilangsungkan awal bulan ini di mana Apple dituding telah menyalahgunakan monopoli di pasarnya, dengan menciptakan “walled garden” – semacam mekanisme kajian berlapis – yang menekan pembuat aplikasi.

Bukan Tentang Uang

Dalam pemeriksaan silang, Cook berdebat dengan kuasa hukum Epic, Gary Bornstein, tentang profitabilitas atau perolehan keuntungan App Store-nya.

Cook membantan anggapan Epic bahwa margin keuntungan pada aplikasi mencapai sekitar 80%, tetapi angka pastinya tidak diungkapkan dalam sidang pengadilan ini karena asas kerahasiaan.

Baca juga: Satgas Covid-19 Tracing Lanjutan Sasar Karyawan Kafe di Kota Lhokseumawe

Eksekutif Apple itu mengatakan kepemilikan sistem pembayaran yang dipermasalahkan Epic itu dibuat demi kenyamanan konsumen, lebih dari sekedar soal keuntungan. “Kami senantiasa meletakkan pengguna aplikasi sebagai pusat dari semua yang kami lakukan,” ujar Cook. “Ini tidak ada hubungannya dengan uang.”

Cook mengakui bahwa Google membayar untuk menjadi “default search engine” tetapi menambahan bahwa Apple membuat pengaturan “demi kepentingan terbaik para penggunanya.”

Bacaan Lainnya

Pos terkait