Oleh sebab itu, kata Irman, Gubernur terus meminta masyarakat agar tidak menolak divaksin. “Masyarakat diharapkan tidak menolak vaksin, segera cari tempat vaksinasi, vaksin adalah kunci agar tidak menderita gejala berat Covid-19,” kata Irman.
Disampaikan juga, mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan, Gubernur meminta petugas dan aparat yang bertugas di pos agar menggunakan pendekatan yang humanis dalam menegakkan aturan. Petugas juga diharapkan jangan menggunakan kekerasan saat menegakkan aturan kepada masyarakat.
“Pak Gubernur tadi menekankan, agar petugas dan aparat menggunakan pendekatan yang humanis, menurutnya pendekatan humanis adalah pendekatan yang paling cocok dalam masa seperti ini,” kata Irman.
BACA JUGA: Menteri BUMN didampingi Wagubsu, Resmikan Sentra Vaksinasi Covid-19 di Medan
Selain itu, Gubernur juga meminta para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengajak umat agar mematuhi protokol kesehatan. Diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan dapat meningkat dengan setelah diedukasi oleh tokoh agama maupun tokoh masyarakat.
Sementara, Wakil Gubernur Musa Rajekshah, menurut Irman, juga mengajak masyarakat mengonsumsi obat herbal alami yang akrab oleh masyarakat. Selama ini, Sumut memiliki jenis tanaman yang bisa digunakan untuk meningkatkan imun tubuh.
“Pak Wagub juga mengajak masyarakat untuk menggunakan obat herbal, Sumut memiliki jenis tanaman yang sudah sering dijadikan obat oleh masyarakat, misalnya sambiloto bisa meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Irman.
Turut hadir Kepala BPKAD Ismael Sinaga, LO BNPB Dahlan Harahap, Plt Kadis Kesehatan Aris Yudhariansyah. (rel/w)








