KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Suasana pasar tradisional di Kota Binjai belakangan ini menghadirkan pemandangan kontras bagi ibu rumah tangga. Harga cabai merah, yang biasanya menjadi momok bagi banyak orang, kini justru stabil di angka murah, sekitar Rp 20 ribuan per kilogram. Namun, di sisi lain, pedagang mengeluhkan lonjakan harga bawang putih dan tomat yang merangkak naik beberapa hari terakhir, menambah beban belanja masyarakat.
Di Pasar Pagi Kebun Lada, lapak-lapak sayur tampak ramai dengan pembeli yang silih berganti. Rika, salah seorang pedagang, terlihat sibuk melayani pelanggan sambil menata cabai merah yang berwarna cerah di keranjang dagangannya. Ia menyebutkan, harga cabai merah masih bertahan di level rendah.
“Sudah beberapa hari ini, harga cabai merah Rp 20 ribuan per kilogram. Alhamdulillah lagi murah,” ujar Rika kepada awak media.
Meski demikian, Rika menambahkan bahwa kenaikan harga bawang putih dan tomat cukup dirasakan. “Bawang putih naik dari Rp 38 ribu menjadi Rp 44 ribu per kilogram. Tomat juga ikut naik, sekarang Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram,” jelasnya.
Kondisi ini membuat ibu rumah tangga harus lebih cermat mengatur pengeluaran dapur. Meskipun satu komoditas turun, kebutuhan pokok lain justru meningkat. Hal ini menambah beban belanja harian, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan diri pada pasar tradisional sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari.
“Belanja jadi makin berat. Meski cabai murah, bawang putih dan tomat naik membuat pengeluaran tetap besar,” keluh Rina, seorang pembeli, Selasa (13/1/2026). Ia menambahkan, “Kalau harga tidak stabil begini, kami harus pintar-pintar mengatur menu harian.”
BACA JUGA: LPS Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah BPR Suliki Gunung Mas
Kenaikan harga bawang putih dan tomat di tengah murahnya cabai merah menjadi perhatian banyak pihak. Para pedagang berharap pasokan tetap lancar agar harga bisa stabil, sementara masyarakat menunggu fluktuasi harga yang lebih bersahabat. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi







