KLIKSUMUT.COM | MILAN – AC Milan membuka musim kompetitif 2025-2026 dengan gemilang. Bertarung di San Siro dalam babak 32 besar Coppa Italia, Minggu (17/8/2025) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB, I Rossoneri sukses menundukkan Bari dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga ini tak hanya menjadi start baru bagi Milan, tetapi juga menjadi panggung bagi gol langka Rafael Leao yang membuka keunggulan tuan rumah. Winger asal Portugal itu mencetak gol indah yang jarang terlihat dari dirinya, membuat San Siro bergemuruh di awal laga.
Meski tampil tanpa pelatih kepala Massimiliano Allegri di bench akibat hukuman larangan mendampingi, Milan tetap mendominasi jalannya pertandingan lewat arahan asisten Marco Landucci.
BACA JUGA: Laga Hidup-Mati Indonesia U-17 vs Mali Siap Guncang Sumatera Utara
Milan tampil agresif sejak peluit awal. Sepanjang babak pertama, 19 tembakan dilepaskan oleh armada Merah-Hitam. Leao membuka skor lewat penyelesaian akurat hasil tusukan dari sisi kiri — sebuah momen brilian yang mengingatkan fans pada masa emasnya beberapa musim lalu.
Christian Pulisic nyaris menambah keunggulan melalui dua peluang emas, salah satunya hanya membentur mistar. Youssouf Fofana pun ikut mengancam, namun usahanya dimentahkan oleh kiper Bari, Michele Cerofolini. Sementara itu, Bari sempat menggertak lewat tembakan keras Giuseppe Sibilli yang memaksa Mike Maignan terbang menepis bola.
Milan akhirnya menggandakan keunggulan pada babak kedua. Kombinasi satu-dua apik antara Pulisic dan Santiago Gimenez diselesaikan sang winger Amerika Serikat dengan finishing akrobatik yang mengecoh Cerofolini.
BACA JUGA: Inter Milan Bungkam Olympiacos 2-0 di Laga Pamungkas Pramusim
Keunggulan dua gol membuat Milan tampil lebih percaya diri. Allegri pun memanfaatkan momen ini untuk memberikan debut kepada dua rekrutan anyar: Luka Modric dan Ardon Jashari, yang mendapat sambutan hangat dari publik San Siro.
Meski terus menekan, Milan gagal menambah gol hingga peluit akhir. Namun, hasil 2-0 sudah cukup membawa mereka melaju ke putaran kedua Coppa Italia, di mana mereka akan berhadapan dengan Lecce, yang sebelumnya menyingkirkan Juve Stabia 2-0.
Pertandingan ini menjadi pertanda bahwa meski musim lalu finis di peringkat 8 Serie A dan harus memulai Coppa Italia lebih awal dari para rival top, AC Milan tetap punya taji dan mungkin, misi penebusan. (KSC)








