KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pasangan ganda campuran muda Indonesia, Faza/Alisya (Faza/Ais), kembali mencuri perhatian publik bulu tangkis nasional usai menjuarai Vietnam Super 100 dan Indonesia Masters Medan Super 100 2025. Kemenangan beruntun ini menunjukkan perkembangan pesat mereka di level internasional.
Menurut Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, performa Faza/Ais patut diapresiasi karena mereka mampu mengatasi lawan-lawan tangguh di dua turnamen tersebut.
“Faza/Ais menunjukkan progress yang baik karena lawan-lawan yang dikalahkan bukan lawan mudah. Mereka bisa keluar dari tekanan dan situasi sulit, seperti saat menghadapi Jimmy/Lai (Malaysia). Walaupun di awal game permainan mereka belum enak, mereka terus berusaha hingga akhirnya bisa memenangkan pertandingan,” ungkap Rionny.
Rionny juga menyoroti mental juang Faza/Ais yang semakin matang. Bahkan saat menghadapi pasangan China di babak sebelumnya, mereka mampu bangkit dari situasi tertinggal.
Meski begitu, Rionny mengakui laga final bukanlah hal mudah bagi siapapun.
“Pertandingan final selalu tidak mudah. Faza/Ais tadi agak tegang, dan kebetulan lawan bermain sangat baik sejak awal game pertama. Itu membuat pasangan kita agak kaget dan tidak bisa langsung menyesuaikan diri dengan kondisi angin,” jelasnya.
Setelah sukses di dua turnamen Super 100, Faza/Ais dijadwalkan akan tampil di turnamen level 300 dan 500, yang tentu menawarkan tantangan lebih besar.
“Saya harap di level 300 mereka bisa punya progress yang lebih baik. Mereka punya kemampuan untuk bersaing di level itu, tinggal mempertajam taktik dan strategi menghadapi pemain-pemain top,” tambah Rionny optimistis.
Dengan semangat muda dan progres yang menjanjikan, Faza/Ais kini digadang-gadang sebagai salah satu harapan baru sektor ganda campuran Indonesia di masa depan. (KSC)








