PEMATANGSIANTAR | kliksumut.com – Dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran varian baru Covid-19, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Pematangsiantar, Jalan Raya Medan Km 10,5 Kota Pematangsiantar menerapkan Scan Barcode PeduliLindungi saat masuk maupun keluar lokasi sekolah.
Kepala SMK Negeri 3 Pematangsiantar, Nurmaulita SPd, MSi saat dikonfirmasi, Selasa (15/3/2022), mengatakan penerapan aplikasi PeduliLindungi guna melacak kontak secara digital penyebaran Covid-19 yang digunakan secara resmi di aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN.
BACA JUGA: Polres Pematangsiantar Gelar Operasi Mandiri Kewilayahan Keselamatan Toba 2022
“Penerapan aplikasi Scan Barcode untuk mengantisipasi munculnya klaster baru Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) dan juga bagian dari upaya SMK Negeri 3 Pematangsiantar dalam membangun sistem pendidikan berskala sekolah khususnya dalam pengembangan nilai karakter,” katanya.
Kata dia, penerapan aplikasi itu sesuai surat edaran yang diterbitkan Cabang Dinas Pendidikan Siantar bahwa setiap sekolah wajib untuk membuat Scan Barcode PeduliLindungi melalui website resmi yang disediakan oleh pemerintah, agar dapat diakses oleh siswa, guru dan pengunjung sekolah ketika hendak memasuki lokasi sekolah.
“Scan Barcode aplikasi PeduliLindungi ini bukan hanya untuk siswa, guru, dan pegawai di SMK Negeri 3 Pematangsiantar, tetapi juga untuk para orang tua atau masyarakat yang berkunjung ke sekolah,” tukasnya.
BACA JUGA: Kapolda Sumut Lakukan Sidak di Pematangsiantar Dorong Prokes Ketat dan Vaksinasi Lansia
Dengan demikian lanjutnya, siswa/i dan guru maupun orang tua yang diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah adalah mereka dengan status berwarna hijau, sedangkan warna kuning masih diberikan kelonggaran untuk dapat masuk namun dengan syarat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Semua ini sebagai respons sinergi kami dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat dengan diterapkannya scan barcode PeduliLidungi, SMK Negeri 3 Pematangsiantar siap melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen dengan prokes yang sangat ketat nantinya dapat melaksanakan ujian sekolah (US) dan uji kompetensi keahlian (UKK) serta melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online,” tandasnya. (Ando)








