Dolar Hari Ini, Rabu 2 September 2026: Rupiah Masih di Kisaran Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Melemah ke Rp17.188 per Dolar AS, Sentimen Global dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Mata uang Garuda tercatat melemah 50 poin atau sekitar 0,29 persen ke level Rp17.188 per dolar AS, sekaligus menyentuh posisi terendahnya dalam beberapa waktu terakhir.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Informasi dolar hari ini, Rabu 2 September 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama pelaku usaha, investor, importir, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah masih berada di kisaran Rp17.700-an per dolar AS pada perdagangan awal September 2026.

Berdasarkan data terbaru yang tersedia, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada Selasa, 1 September 2026 berada di level Rp17.727 per dolar AS.

Posisi tersebut menguat dibandingkan JISDOR pada Senin, 31 Agustus 2026 yang berada di level Rp17.746 per dolar AS.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini 1 September 2026: Rupiah Masih Tertekan, Tembus Rp17.700 per Dolar AS

Bacaan Lainnya

Kurs Dolar Hari Ini Masih Jadi Perhatian

Pergerakan rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu indikator penting bagi perekonomian Indonesia. Perubahan kurs dapat berdampak terhadap harga barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, hingga aktivitas perdagangan dan investasi.

Di pasar spot, rupiah pada perdagangan Selasa (1/9/2026) tercatat melemah ke sekitar Rp17.744 per dolar AS, atau turun 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, data JISDOR Bank Indonesia menunjukkan rupiah berada di level Rp17.727 per dolar AS pada hari yang sama.

Kurs USD Bank Indonesia

Selain JISDOR, masyarakat juga dapat melihat kurs transaksi Bank Indonesia yang mencantumkan kurs jual dan kurs beli dolar AS.

Data BI yang tersedia menunjukkan kurs transaksi USD berada pada kisaran Rp17.800-an untuk kurs jual dan Rp17.600-an untuk kurs beli. Nilai tersebut dapat berbeda dengan kurs yang diterapkan masing-masing bank maupun money changer.

Perlu diketahui, kurs jual dan kurs beli di bank tidak selalu sama dengan harga dolar di pasar spot. Perbedaan tersebut terjadi karena setiap lembaga keuangan memiliki spread serta kebijakan transaksi masing-masing.

Rupiah Masih Dibayangi Sentimen Global

Pergerakan rupiah pada awal September masih dipengaruhi sejumlah sentimen global dan domestik. Kenaikan harga minyak dunia, perkembangan ekonomi Amerika Serikat, serta ekspektasi kebijakan suku bunga menjadi faktor yang diperhatikan pasar.

Pada perdagangan 1 September, analis menilai rupiah masih menghadapi tekanan dari kenaikan harga minyak global dan sikap hati-hati investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat.

Kondisi tersebut membuat pergerakan kurs dolar hari ini berpotensi tetap fluktuatif.

Berapa Harga 1 Dolar ke Rupiah?

Sebagai gambaran, berdasarkan JISDOR terbaru yang tersedia, 1 dolar AS setara sekitar Rp17.727.

Namun, angka tersebut bukan berarti semua transaksi masyarakat menggunakan nilai yang sama. Harga dolar yang diperoleh saat membeli atau menjual valuta asing dapat berbeda tergantung bank, money changer, waktu transaksi, dan jenis transaksi.

Karena itu, masyarakat yang membutuhkan dolar AS disarankan mengecek kurs terbaru dari bank atau penyedia valuta asing sebelum melakukan transaksi.

Daftar Pergerakan JISDOR Awal September 2026

Berikut beberapa data JISDOR Bank Indonesia menjelang perdagangan 2 September 2026:

  • 1 September 2026: Rp17.727 per USD
  • 31 Agustus 2026: Rp17.746 per USD
  • 28 Agustus 2026: Rp17.703 per USD
  • 27 Agustus 2026: Rp17.762 per USD
  • 26 Agustus 2026: Rp17.717 per USD
  • 24 Agustus 2026: Rp17.703 per USD

Data tersebut menunjukkan rupiah masih bergerak dinamis terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA: Nilai Dolar Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Pantau Dolar Hari Ini Sebelum Bertransaksi

Bagi masyarakat yang akan membeli dolar AS untuk kebutuhan perjalanan, pendidikan, bisnis, pembayaran internasional maupun investasi, penting untuk memperhatikan kurs secara berkala.

Kurs dolar hari ini dapat berubah mengikuti kondisi pasar, sehingga angka pada pagi hari belum tentu sama dengan posisi pada siang atau sore hari. (KSC)

Pos terkait