Distan Karo Terima Vaksin Altofor Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 1443 H

KARO | kliksumut.com Dalam mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karo peroleh 200 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang dilaksanakan untuk menjaga stabilitas ketersedian hewan kurban pada hari Raya Idul Adha 1443 H di Tanah Karo.

Hal ini disebutkan Kadistan Pertanian Karo Ir.Metehsa Karo Karo didampingi sekretaris drh.Herni Lidia Br Perangin angin serta Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Rafael Amigo (27/6/2022).

BACA JUGA: Polres Karo Selalu Hadir Di Tengah Masyarakat, Berikan Bantuan Ke Alpha Omega

“Vaksin Aftofor produksi dari Perancis yang sudah dijemput pihaknya sebanyak 200 dosis untuk mengantisipasi PMK dalam perayaan hari raya Idul Adha dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan Provinsi Sumatera Utara,” pungkasnya.

Lebih lanjut disebutkan Kadis Pertanian Pemkab Karo Ir Metehsa Karo Karo untuk tahap awal, seiring keterbatasan vaksin serta faktor penularan yang tinggi terhadap ternak ruminansi besar maka vaksinasi tahap awal di fokuskan terhadap ternak lembu/sapi dan kerbau.

Tahap I vaksin hari ini, Distan Pemkab Karo telah melakukan vaksinasi terhadap 197 ekor ternak ruminansi besar di dua Kecamatan yakni Berastagi dan Tiga Panah

“Dimana menurut perhitungan kami Perhitungan kami, keduanya merupakan pintu keluar masuk ternak rawan PMK dan Kecamatan yang lain menyusul tahap lanjutan. Proses vaksinasi selesai pukul 16.00 WIB. Untuk ruminansia besar, dosis 2 cc (Lembu-kerbau), kecil 1 mili (kambing -domba),” tambah Rafael.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Terima Kasih Kapolres Karo, Bakti Sosial Polri Rumah Kami Istana Kami

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Sukses Makmur Sejahtera (SMS), Nando Purba, Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, kepada wartawan usai proses vaksinasi ternak lembu milik mereka menyatakan, sangat mengapresiasi Vaksinasi tahap awal dan lanjutan berikut boster diharapkan akan menambah imunitas ternak.

“Sejak adanya info PMK pada ternak, kami sangat khawatir, modal usaha cukup besar kelompok berterima kasih untuk peningkatan imun ternak, boleh dikatakan peternak merasa terlalu lama memperoleh vaksin, walau demikian kami cukup merasa lega akan adanya vaksinasi ini,” katanya. (Her/Del)

Pos terkait