LANGKAT | kliksumut.com – Ayah korban, Darma Surya memohon kepada Kapoldasu dan Kapolri agar mengusut kematian putranya yang diduga tidak wajar. Sebelum ditemukan mengambang ditepi sungai, korban diketahui sempat di kejar Tim Satres Narkoba Polres Langkat, Kamis (10/8/2023).
Korban M Ziko, 41 penduduk Jln. Merdeka, Lingkungan VIII Pekan Tajung Pura, Kabupaten Langkat yang ditemukan warga tewas mengambang di sungai Dusun II Palu Nipah, Desa. Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Sabtu (12/8/2023).
BACA JUGA: Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Lintas Binjai Menuju Medan
“Keluarga menilai ada sejumlah kejanggalan dalam kasus tewasnya M. Ziko,” kata Darma.
Lanjut Darma Surya mengatakan, salah satu kejanggalan diantaranya, wajah putranya penuh luka lebam, mata sebela kanan biru, hidung mengeluarkan darah, dan mulut juga mengeluarkan darah. Atas kejanggalan itu keluarga korban menduga kematian korban tidak menunjukkan seperti orang yang hanyut pada umumnya. Selain itu, kendaraan yang digunakan korban sudah ada di Satres Narkoba Polres Langka.
Sementara itu, pernyataan dari Satres Narkoba yang disampaikan ke publik berbeda dengan sebenarnya dituturkan kepada pihak keluarga.
Pernyataan Polisi yang dipertanyakan keluarga M. Ziko, salah satunya kenapa sepeda motor Yamaha Mio Soul Nopol BK 4951 AEF, ada parkir di halaman Polres Langkat, tepannya parkir didepan Sat Narkoba Polres Langkat.
Namun, Darma Surya menjelaskan kepada awak media kliksumut.com, bahwa ada utusan dari Sat Narkoba yang benisial E, mendatangi kediamannya beberapa waktu lalu.
“Alasan mereka, mau memberikan uang duka buat keluarga dari Kasat Narkoba,” ujarnya.
Ibunda M. Ziko Tidak henti menangis, sebab kematian putranya menyisakan duka dan misteri bagi keluarga.
Atas kejanggalan-kejanggalan tersebut, keluarga menuntut keadilan agar kasus ini bisa diselesaikan secara terang-benderang.
Terkait kasus ini, pihak keluarga akan terus berjuang menuntut keadilan.
“Keadilan tidak akan pernah datang tanpa diperjuangkan,” ucapnya saat diwawancarai kliksumut.com, Kamis (31/8/2023).
“Keluarga korban masih menunggu hasil Otopsinya keluar dari pihak RS Bhayangkara Medan,” ungkapnya.
Paman M. Ziko saat melayat, mengatakan, kesehatan ibunya menurun karena terus menangis sebab kematian putranya menyisakan duka dan misteri bagi keluarga.
BACA JUGA: Polres Binjai Laksanakan Penanaman Pohon dengan Cara Serentak
Sementara itu, Kasatres Narkoba Polres Langkat AKP Hardyanto kepada kliksumut.com, Jumat (1/9/2023) menyebutkan, jika pihak keluarga merasa ada kejanggalan dalam kematian putranya. Baiknya kita tunggu saja hasil visumnya dan kalau memang kematianya tidak wajar, pihaknya siap tanggulangi masalahnya.
Ketika ditanyakan kapan hasil visum korban bisa diketahui, Kasat menyebutkan pastinya kapan itu belum tau, nanum diperkirakan minggu depan hasil visumnya keluar. “Sebab yang membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan adalah pihak Polsek Tanjung Pura,” terang Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Hardyanto. (L L)








