REPORTER: Herman Harahap
KLIKSUMUT.COM | KARO – Pemerintah Kabupaten Karo bekerja sama dengan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PU, dan Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan Kabupaten Karo, melaksanakan penertiban pedagang liar yang selama ini berjualan di badan jalan dan terminal umum Berastagi pada Jumat (6/2/2025).
Penertiban ini menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Karo No.530/0242/Disperindag/2025. Proses berlangsung tertib dan aman, dengan banyak pedagang secara sukarela membongkar lapak mereka dibantu petugas Satpol PP.
BACA JUGA: Kapolres Karo Pimpin Sertijab Kapolsek Tigapanah dan Simpang Empat
Camat Berastagi: Menjaga Keindahan Kota Wisata
Camat Berastagi, David Cardona, AP, S.Sos., M.I.Kom., bersama Lurah Tambak Lau Mulgap II, Bernard Sinulingga, turut terjun langsung ke lokasi. Mereka memimpin pembersihan lapak pedagang di Kelurahan Tambak II, Kecamatan Berastagi, sembari mengimbau para pedagang untuk tidak mengganggu ketertiban umum.
“Hari ini, kami bersama tim gabungan melaksanakan penertiban dan pembersihan pedagang liar. Setelah pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Los Jahe Jahe selesai, langkah ini diambil untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, serta keindahan kota Berastagi sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) dan mengembalikan fungsi terminal,” ujar David Cardona.
Ia juga berharap para pedagang yang telah direlokasi ke TPS tidak lagi berjualan di bahu jalan, sehingga ketertiban umum dapat terus terjaga.
Kasatpol PP Apresiasi Kesadaran Pedagang
Kasatpol PP Kabupaten Karo, Gelora Fajar Purba, menyampaikan bahwa penertiban berlangsung aman tanpa adanya konflik. “Tidak ada kericuhan di lapangan. Semua pedagang dengan kesadaran tinggi membongkar sendiri bangunannya. Kami sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat yang mendukung upaya ini,” ungkapnya.
Kota Berastagi Kini Lebih Bersih dan Indah
Hasil penertiban sudah mulai terlihat. Terminal dan pusat pasar Berastagi tampak lebih rapi dan bersih, memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke kota wisata ini.
BACA JUGA: Polres Karo Gelar Apel Siaga Jelang Libur Panjang, Isra Mi’raj, dan Imlek 2025
Namun demikian, beberapa pedagang yang direlokasi ke TPS Los Jahe Jahe mengeluhkan kurangnya konsumen yang datang ke lokasi baru tersebut. Situasi ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk memastikan lokasi baru dapat menarik pembeli, sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi para pedagang.
Dengan penertiban ini, pemerintah berharap Kota Berastagi semakin menarik sebagai tujuan wisata yang nyaman dan tertata.(KSC)








