KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Kesempatan putra-putri Kabupaten Asahan untuk menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diharapkan semakin terbuka. Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong adanya penambahan kuota penerimaan calon praja asal daerah tersebut.
Harapan itu disampaikan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin saat menghadiri kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Politik Pemerintahan IPDN yang digelar bersama Anggota Komisi II DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Anatomi Komunikasi Dewan: Mengembalikan Makna Substantif Wakil Rakyat dalam Demokrasi Perwakilan.” Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Asahan, Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat serta undangan lainnya.
BACA JUGA: Lolos Seleksi Nasional, Ketua OSIS Panti Budaya Kisaran Siap Bawa Nama Asahan ke Forum Kepemimpinan Pelajar
Dalam kesempatan tersebut, Taufik menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, legislatif dan akademisi IPDN. Menurutnya, kehadiran jajaran IPDN di Asahan menjadi momentum bagi pemerintah maupun masyarakat untuk memperoleh informasi langsung mengenai pendidikan kedinasan, terutama terkait peluang generasi muda mengikuti seleksi calon praja.
“Kita bersyukur dapat bertemu dengan Anggota Komisi II DPR RI dan Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN,” ujar Taufik.
Bupati menilai pendidikan yang diberikan IPDN memiliki arti penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memahami penyelenggaraan pemerintahan. Selain memperoleh pembelajaran akademik, para peserta didik juga dipersiapkan dengan pengetahuan dan kemampuan tata kelola pemerintahan serta nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
“IPDN ini merupakan sekolah kedinasan. Dengan kehadiran Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN ini, kita dapat informasi tentang masuk ke IPDN,” katanya.
Taufik berharap peluang pendidikan tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh generasi muda Asahan. Ia memandang lulusan IPDN memiliki potensi untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Di IPDN anak-anak kita dididik untuk menata kelola pemerintahan dan ditempa untuk mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Atas dasar itu, Bupati secara khusus menyampaikan harapan kepada pihak IPDN agar mempertimbangkan penambahan kuota bagi putra-putri Kabupaten Asahan.
“Kita berharap kepada Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN dapat menambah kuota anak-anak Asahan untuk masuk IPDN,” harap Taufik.
Komisi II DPR RI Ikut Dorong Penambahan Kuota
Dukungan terhadap perluasan kesempatan bagi generasi muda Asahan juga disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Ia mengapresiasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Politik Pemerintahan IPDN yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komisi II DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Asahan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan IPDN, pemerintah daerah, legislatif dan masyarakat dalam satu forum.
“Bagi saya, program Pengabdian Masyarakat Fakultas Politik Pemerintahan IPDN berkolaborasi bersama Anggota Komisi II DPR RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan ini sangat bagus. Untuk itu saya bersyukur dan berterima kasih kepada IPDN yang telah membuka peluang ini,” kata Ahmad Doli.
Ia menilai tantangan dalam mengelola Indonesia sebagai negara dengan wilayah yang luas membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dalam tata kelola pemerintahan.
“Untuk mengelola NKRI yang luas ini bukan hal yang mudah. Diperlukan tata kelola yang baik untuk menjadikan NKRI ini menjadi semakin baik dan maju,” ujarnya.
Menurut Ahmad Doli, generasi muda dengan kemampuan pemerintahan yang baik menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjaga keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan di berbagai daerah.
Karena itu, keberadaan IPDN dinilai mempunyai peran strategis dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan kesiapan untuk mengabdi dalam pemerintahan.
“Maka dari itu kita memerlukan anak-anak yang memiliki kualitas tata kelola pemerintahan yang baik. Di IPDN anak-anak kita ditempa untuk hal tersebut,” jelasnya.
Ahmad Doli menambahkan, kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Asahan juga menjadi sarana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai IPDN, mulai dari pendidikan hingga peluang bagi generasi muda untuk mengikuti pendidikan kedinasan.
Ia pun menyatakan dukungannya terhadap aspirasi agar putra-putri Asahan memperoleh kesempatan lebih besar untuk menempuh pendidikan di IPDN.
BACA JUGA: Rakorpem Pemkab Asahan Matangkan HUT ke-81 RI, Bupati Taufik Tekankan Pelayanan Publik dan Program 2027
“Kita meminta kepada IPDN untuk menambah kuota bagi anak-anak Asahan masuk IPDN,” tegasnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Asahan, dorongan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses generasi muda daerah terhadap pendidikan kedinasan. Dengan kesempatan yang lebih besar, putra-putri Asahan diharapkan dapat mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang pemerintahan sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan pertukaran plakat antara Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN sebagai bentuk apresiasi atas terlaksananya kegiatan kolaboratif tersebut. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








