KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Asahan sekaligus pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, sekaligus mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak tahap awal kehidupan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, Bunda PAUD Kabupaten Asahan beserta jajaran pengurus, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta Bunda PAUD tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, menegaskan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan PAUD yang holistik, integratif, dan berkualitas.
Menurutnya, keberadaan Pokja Bunda PAUD diharapkan dapat membantu Bunda PAUD dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengoordinasikan berbagai program untuk menggerakkan sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Asahan.
Selain peningkatan kualitas, perluasan akses layanan PAUD juga menjadi perhatian agar setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang merata dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan penguatan kemitraan dengan orang tua, masyarakat, organisasi mitra, pemangku kepentingan, serta perangkat pemerintah daerah.
Sinergi tersebut dinilai penting agar penyelenggaraan PAUD tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Sementara itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bunda PAUD memiliki posisi strategis dalam menggerakkan berbagai komponen dan sumber daya di wilayah masing-masing guna mendukung Gerakan Nasional PAUD Berkualitas.
Ia menjelaskan, peran Bunda PAUD tidak sebatas menjalankan fungsi seremonial, tetapi juga mencakup advokasi, sosialisasi, koordinasi lintas sektor, serta pemberdayaan masyarakat untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan PAUD.
Bupati juga menekankan bahwa Bunda PAUD merupakan salah satu motor penggerak pengembangan pendidikan anak usia dini sekaligus berperan sebagai ibu asuh yang turut memberikan perhatian terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Oleh karena itu, layanan PAUD harus mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, aman, dan mendukung perkembangan potensi anak. Proses pembelajaran perlu diarahkan pada penguatan enam kemampuan fondasi, yakni nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, kemampuan kognitif, serta kemampuan motorik.
Penguatan kemampuan tersebut menjadi landasan penting dalam mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal karakter, kemandirian, dan kesiapan belajar yang memadai.
Lebih lanjut, Taufik Zainal Abidin berharap Bunda PAUD tingkat kecamatan dapat membangun kerja sama yang erat dengan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Asahan dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang terarah, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, keberhasilan program PAUD membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, hingga lingkungan masyarakat.
BACA JUGA: Tutup PORKAB KORPRI 2026, Wakil Bupati Asahan Dorong ASN Perkuat Sportivitas dan Solidaritas
Melalui pengukuhan Pokja Bunda PAUD dan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi program serta memperluas jangkauan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi Asahan yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas sebagai modal penting bagi pembangunan daerah pada masa mendatang. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








