KLIKSUMUT.COM | JAKARTA ~ PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin memperkuat keamanan operasional pembangkit listriknya melalui kerja sama dengan Markas Komando Pasukan Khusus (Mako Kopassus).
Guna memperkuat komitmen, kedua belah pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKT) Pengamanan Area. Hal ini guna mendukung kelancaran proyek strategis perusahaan, Jumat (23/1/26).
Fokus pada Recovery Unit 1
Assistant Manager Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, Bongot Tua Sinaga, menjelaskan penandatanganan PKT, fokus pada pengamanan pelaksanaan pekerjaan Recovery Unit 1. Proyek ini menjadi agenda strategis perusahaan guna memastikan keandalan dan kesinambungan pasokan listrik.
BACA JUGA: PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin Perkuat Sinergi dengan Wali Kota Sibolga Jelang Nataru
“Kerja sama pengamanan tersebut berlaku selama satu tahun, terhitung mulai 1 Februari 2026 hingga 28 Januari 2027. Melalui kerja sama ini, Mako Kopassus akan memberikan dukungan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian pekerjaan recovery berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ucap Bongot, Senin (2/2/26) sore.
Sinergi untuk Minimalisasi Gangguan
Bongot menambahkan, sinergi antara PLN dan Kopassus akan dapat meminimalisasi potensi gangguan keamanan. Hal itu juga sekaligus akan mendukung kelancaran aktivitas operasional di area pembangkit.
BACA JUGA: PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin dan Polda Sumut Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas
Manajemen PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin menegaskan bahwa PKT Pengamanan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menekankan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu pada setiap proyek strategis.
“Dengan adanya PKT Pengamanan bersama Mako Kopassus, proses Recovery Unit 1 UBP Labuhan Angin diharapkan dapat terlaksana secara optimal, tepat waktu, serta dalam kondisi yang aman dan kondusif, sehingga berkontribusi langsung terhadap keandalan sistem ketenagalistrikan nasional,” ujarnya. (KSC)
LAPORAN: Benny Setiawan








